Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

"Program tahunan unggulan SDIT Mumtaz Rabbani yang menggabungkan tahfidz Al-Qur'an, pembentukan karakter, dan kemandirian anak dalam suasana belajar yang islami dan menyenangkan"

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Sekolah SDIT Qur'an Mumtaz Rabbani - Ustadzah Lilis Laela S.Pd, S.Ag. (Dok. istimewa)

Foto: Kepala Sekolah SDIT Qur'an Mumtaz Rabbani - Ustadzah Lilis Laela S.Pd, S.Ag. (Dok. istimewa)

SUARAMUDA.NET, TANGERANG SELATAN — “Cerdas, Kreatif, Bahagia Bersama Qur’an” bukan sekadar motto bagi SDIT Mumtaz Rabbani. Semangat itu benar-benar diwujudkan melalui berbagai program unggulan, salah satunya Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani, sebuah kegiatan tahunan yang menjadi momen spesial bagi para siswa untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an sekaligus membangun karakter positif sejak dini.

Di tengah era digital yang membuat anak-anak begitu akrab dengan gawai dan hiburan instan, Camp Qur’an hadir sebagai ruang belajar yang berbeda.

Selama beberapa hari, para peserta menjalani suasana semi-pesantren yang dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui hafalan, tadabbur, pembiasaan ibadah, serta penguatan akhlak mulia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menghafal Al-Qur’an dengan Cara yang Menyenangkan

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani tidak hanya berfokus pada pencapaian target hafalan. Program ini dirancang agar anak-anak menikmati proses belajar Al-Qur’an tanpa tekanan yang berlebihan.

Para ustadz dan ustadzah menerapkan metode tahfidz yang adaptif melalui pembelajaran klasikal maupun privat. Sebelum memasuki tahap hafalan, siswa terlebih dahulu dibimbing untuk memperbaiki bacaan, tajwid, dan makhraj huruf agar hafalan yang dibangun memiliki kualitas yang baik.

“Sekolah sangat mengutamakan makhraj dalam pengajarannya. Anak-anak memang bisa menghafal dengan cepat, tetapi kemampuan membaca yang benar harus dibiasakan sejak usia dini,” ujar pihak sekolah.

Agar suasana belajar tetap menyenangkan, setiap sesi hafalan diselingi dengan kuis interaktif, motivasi harian, dan berbagai aktivitas yang membuat peserta tetap bersemangat. Tak heran jika Camp Qur’an menjadi salah satu kegiatan yang paling dinanti siswa setiap semester.

Belajar Mandiri dan Disiplin ala Pesantren

Baca Juga :  Membanggakan! Penari MAN 2 Rembang Raih Juara II Internasional Youth Educational Friendship Festival 2024

Salah satu nilai lebih dari Camp Qur’an adalah pengalaman hidup mandiri yang dirasakan langsung oleh para peserta.

Anak-anak belajar mengatur waktu, menjaga kebersihan, disiplin beribadah, serta bertanggung jawab terhadap aktivitas sehari-hari. Dalam keseharian mereka, Al-Qur’an menjadi sahabat yang selalu menemani.

Salah satu orang tua siswa mengaku sangat merasakan dampak positif dari program ini.

“Kegiatan ini cukup bagus. Anak jadi belajar semi pesantren. Kalau di rumah kadang masih sering bermain gadget, sedangkan saat Camp mereka selalu membawa Al-Qur’an ke mana-mana. Bangun tidur membaca Al-Qur’an, setelah makan membaca Al-Qur’an, bahkan sebelum tidur juga membaca Al-Qur’an. Sangat positif sekali kegiatan ini,” tuturnya.

Kegiatan Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani. (Dok. istimewa)

Membangun Karakter Melalui Kebiasaan Baik

Bagi SDIT Mumtaz Rabbani, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari banyaknya hafalan yang dimiliki siswa, tetapi juga dari kualitas akhlak yang mereka tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, selama Camp berlangsung, para pembimbing memberikan perhatian khusus pada pembentukan karakter. Mulai dari etika makan, sopan santun dalam berbicara, hingga kebiasaan saling membantu sesama teman.

Hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan lingkungan, dan menghormati orang lain dipandang sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an.

Pendekatan ini sejalan dengan visi SDIT Mumtaz Rabbani, yaitu menjadikan pembelajaran Al-Qur’an sebagai fondasi utama pengembangan prestasi anak melalui pendidikan berjenjang untuk melahirkan generasi pemimpin masa depan yang mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.

Orang Tua dan Sekolah, Bersinergi untuk Masa Depan Anak

Keberhasilan Camp Qur’an tidak terlepas dari dukungan penuh para orang tua. Sebelum kegiatan dimulai, sekolah mengadakan sosialisasi guna menyamakan target dan pola pendampingan antara lingkungan sekolah dan rumah.

Baca Juga :  Sekolah Islam Terpadu Mutiara Insani Batam Gelar Seminar Parenting dan Pelatihan Guru tentang Urgensi Regulasi Emosi dalam Pengasuhan Anak dan Remaja

Kolaborasi ini menjadi faktor penting agar semangat belajar Al-Qur’an yang tumbuh selama Camp tetap berlanjut setelah siswa kembali ke rumah.

Selain itu, perkembangan hafalan peserta juga dipantau melalui kartu prestasi digital yang memungkinkan orang tua memonitor capaian putra-putrinya secara berkala.

Didukung Fasilitas yang Nyaman dan Kondusif

Untuk menunjang proses belajar yang maksimal, SDIT Mumtaz Rabbani selalu memilih lokasi Camp yang tenang, nyaman, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Fasilitas yang tersedia meliputi ruang ibadah yang memadai, area terbuka hijau untuk relaksasi, hingga standar kebersihan dan kesehatan yang dijaga secara ketat. Menu makanan bergizi juga disiapkan agar kondisi fisik peserta tetap prima selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Segala infrastruktur yang kami siapkan dirancang untuk mendukung visi ‘Memancarkan Kebaikan dengan Cahaya Hafalan’ yang menjadi semangat utama sekolah,” ujar Kepala SDIT Mumtaz Rabbani.

Menyalakan Cahaya Al-Qur’an Sejak Dini

Perjalanan mengikuti Camp Qur’an memang membutuhkan kesungguhan dan ketekunan. Namun, hasil yang diperoleh jauh melampaui pencapaian akademik semata.

Setelah menyelesaikan program, para siswa akan mengikuti wisuda tahfidz sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan perjuangan mereka selama proses menghafal.

Melalui program unggulan ini, SDIT Mumtaz Rabbani terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berbasis Al-Qur’an yang tidak hanya melahirkan generasi cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan bertakwa.

Karena bagi SDIT Mumtaz Rabbani, hafalan Al-Qur’an bukan sekadar target pembelajaran, melainkan cahaya yang akan membimbing anak-anak menuju masa depan yang lebih baik. (Red)

Editor : DT Atmaja

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Dukung SDGs 8 dan SDGs 12, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kenalkan Produksi Susu Bubuk sebagai Upaya Peningkatan Nilai Jual Susu di Kalipucang
PMII RBA Universitas At-Taqwa Bondowoso Gelar Aksi Damai, Soroti Kepastian Kebijakan PBB bagi Warga Miskin Ekstrem
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:34 WIB

Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif

Berita Terbaru