Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif

"Pelatihan pengabdian kepada masyarakat ini mengajak siswa menjadi kreator digital yang cerdas, beretika, dan mampu menyebarkan konten inspiratif di media sosial"

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TANGERANG SELATAN — Di tengah maraknya tren viral di media sosial, siswa perlu dibekali kemampuan untuk menjadi kreator konten yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bertanggung jawab.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Pamulang (UNPAM) menggelar pelatihan pembuatan konten kreatif dan positif bagi siswa kelas 3 SMK Puspita Husada.

Kegiatan yang digelar oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi dan Desain ini bertujuan mengedukasi siswa agar lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial sekaligus mencegah penyebaran konten maupun berita viral yang berdampak negatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok telah menjadi ruang utama bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri.

Tak sedikit pengguna yang berlomba-lomba membuat konten viral demi mendapatkan perhatian publik.

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pun sering kali mendorong seseorang mengikuti tren tanpa mempertimbangkan dampak dari konten yang dibuat.

Melalui pelatihan ini, siswa diajak memahami bahwa media sosial bukan sekadar tempat mencari popularitas.

Baca Juga :  Bukan Asal-asalan, Pramuka Padiraka MAN 1 Sumedang Gelar Musyawarah Ambalan Agar Lebih Fokus pada Semangat Kepramukaan

Lebih dari itu, platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana personal branding, pengembangan keterampilan, hingga bekal menghadapi dunia kerja di masa depan.

Tim PKM UNPAM memberikan materi yang dikemas secara interaktif dan aplikatif. Para peserta tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga praktik langsung membuat konten digital.

Metode ini dinilai lebih efektif dalam meningkatkan literasi digital dibandingkan pembelajaran yang hanya mengandalkan ceramah.

Dalam pelatihan tersebut, siswa dibekali berbagai keterampilan teknis, mulai dari teknik pengambilan gambar, penyuntingan video, hingga penulisan naskah konten.

Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai etika bermedia digital serta dampak yang dapat ditimbulkan dari setiap konten yang dipublikasikan.

Menurut tim PKM, siswa SMK memiliki potensi besar untuk menjadi kreator konten karena telah dibekali keterampilan praktis sesuai bidang keahlian masing-masing.

Namun, potensi tersebut perlu diarahkan agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Harapan BEM FISIP UMRAH untuk Kota Tanjungpinang di Hari Jadi ke-242

Tanpa pembinaan yang tepat, kemampuan membuat konten dikhawatirkan justru digunakan untuk menyebarkan informasi yang kurang bermanfaat atau bahkan merugikan pihak lain.

Karena itu, siswa didorong untuk menciptakan konten yang inspiratif, membangun, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dipandu oleh Astri Octaviani, M.I.Kom. sebagai moderator sekaligus MC, sementara materi disampaikan oleh Nur’aini, M.I.Kom. sebagai narasumber utama.

Suasana pelatihan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti sesi demi sesi yang diselingi berbagai permainan edukatif.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan hadiah menarik untuk menambah semangat peserta selama kegiatan berlangsung.

Melalui program ini, siswa diharapkan tidak lagi menjadi pengguna media sosial yang pasif, melainkan mampu berperan sebagai agen perubahan yang menyebarkan konten positif dan bermanfaat.

Kehadiran pelatihan tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Dukung SDGs 8 dan SDGs 12, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kenalkan Produksi Susu Bubuk sebagai Upaya Peningkatan Nilai Jual Susu di Kalipucang
PMII RBA Universitas At-Taqwa Bondowoso Gelar Aksi Damai, Soroti Kepastian Kebijakan PBB bagi Warga Miskin Ekstrem
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:34 WIB

Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif

Berita Terbaru