Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah

Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Suasana aksi mahasiswa kembali mewarnai ibu kota. Kali ini, mahasiswa Universitas Saintek Muhammadiyah (USM) yang tergabung dalam BEM Universitas, BEM Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM), dan BEM Fakultas Komunikasi dan Bisnis (FAKOMBIS) turun ke jalan untuk menyampaikan sejumlah kritik dan tuntutan kepada pemerintah.

Dengan membawa spanduk, poster, dan pengeras suara, para mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka terkait berbagai isu yang sedang menjadi perhatian publik.

Aksi berlangsung damai dan diwarnai orasi-orasi yang menyoroti persoalan ekonomi, kebijakan publik, hingga kondisi demokrasi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksinya, mahasiswa mengajukan empat tuntutan utama. Pertama, mereka meminta pemerintah menghentikan pemborosan APBN agar penggunaan anggaran negara lebih efektif dan tepat sasaran.

Kedua, mereka mendesak evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih, bahkan meminta penghentian sementara program tersebut hingga kajian yang lebih komprehensif dilakukan.

Baca Juga :  Pegawai SPPG Mau Diangkat Jadi PNS, Guru Honorer Teriak Kencang: Kok Mereka Lewat Jalur Cepat?

Tuntutan ketiga adalah penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri) yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan terkait demokrasi dan kebebasan sipil.

Sementara tuntutan keempat, mahasiswa meminta pemerintah memperbaiki komunikasi publik serta mengevaluasi berbagai kebijakan yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi saat orasi dari atas mobil komando. Perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa kritik yang mereka sampaikan bukan bentuk permusuhan terhadap pemerintah, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa sebagai penyambung suara rakyat.

“Jika satu suara dibungkam, maka akan ada seribu suara yang melawan. Kritik yang kami sampaikan bukanlah bentuk kebencian, melainkan tanda cinta kami kepada negeri ini,” tegas salah satu orator.

Baca Juga :  Mahasiswa UPN “Veteran” Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren lewat Budidaya Ikan Bioflok di Jember

Menurut para mahasiswa, kritik dan perbedaan pendapat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, mereka berharap pemerintah dapat menerima kritik sebagai masukan konstruktif untuk memperbaiki kebijakan yang ada.

Melalui aksi tersebut, mahasiswa juga mendorong pemerintah untuk membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat. Transparansi dalam pengambilan keputusan dinilai penting agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Aksi ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap dan seruan kepada masyarakat untuk terus mengawal jalannya pemerintahan secara kritis namun tetap demokratis.

Bagi para mahasiswa, partisipasi publik menjadi kunci agar tata kelola pemerintahan semakin baik dan keadilan sosial dapat terwujud bagi seluruh rakyat Indonesia. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB