SUARAMUDA.NET, PURWOKERTO — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengaku sama sekali tidak mengetahui keterlibatan salah satu mahasiswa kampusnya dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Jawa Tengah.
Fakta itu justru membuat pengurus BEM terkejut. Mereka baru mengetahui ada mahasiswa Unsoed yang ikut dalam agenda Wapres setelah kabar tersebut ramai diberitakan media.
“Memang betul itu mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed. Tapi keikutsertaannya sama sekali tidak terkoordinasi dengan BEM,” tegas Presiden BEM Unsoed, Azza Febra Pramudika, saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Azza, informasi tersebut bahkan baru sampai ke telinganya beberapa menit sebelum wawancara dilakukan.
“Jujur saja, kami baru tahu sekitar 10 menit yang lalu kalau ternyata ada mahasiswa Unsoed yang ikut kunjungan kerja Wapres. Jadi saat ini kami juga masih mencari informasi lengkapnya,” ujarnya.
Tak ingin isu ini menggantung, BEM Unsoed berencana meminta penjelasan kepada pihak rektorat terkait proses dan alasan keterlibatan mahasiswa tersebut dalam agenda kenegaraan itu.
Azza menegaskan, selama ini BEM Unsoed tidak pernah menerima ajakan ataupun koordinasi politik dari pihak pemerintah maupun kelompok kekuasaan.
Bahkan, jika ada tawaran semacam itu, sikap organisasi mahasiswa tersebut disebut sudah jelas: menolak.
“Kalau memang ada ajakan-ajakan seperti itu, sikap kami tegas akan menolak. Kami berkomitmen untuk tidak berkompromi secara politik dengan pihak kekuasaan,” kata Azza.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan jarak yang ingin dijaga BEM Unsoed dari aktivitas yang berpotensi dianggap sebagai kedekatan politik dengan pemerintah.
Sementara itu, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai bagaimana mahasiswa tersebut bisa terlibat dalam rombongan kunjungan kerja Wapres Gibran. (Red)













Komentar