Bukan Sekadar Kardus! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bikin Belajar Wudhu Jadi Seru

Belajar wudhu jadi lebih seru! Mahasiswa KKN UIN Walisongo menyulap kardus menjadi media permainan edukatif untuk membantu santri TPQ memahami urutan wudhu dengan cara yang interaktif.

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, KABUPATEN SEMARANG — Belajar wudhu ternyata nggak harus selalu serius dan monoton. Mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 07 UIN Walisongo Semarang membuktikannya lewat cara yang cukup unik: kardus disulap jadi media edukasi interaktif!

Inovasi itu digunakan saat mahasiswa KKN menggelar edukasi dan praktik tata cara berwudhu bersama santri TPQ Masjid Al-A’raf RW 9, Dusun Sitalang, Kelurahan Susukan, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut berawal dari aspirasi warga yang berharap kehadiran mahasiswa KKN bisa ikut mendampingi anak-anak memahami tata cara berwudhu yang benar sesuai ajaran Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maklum, wudhu bukan sekadar cuci muka, tangan, atau kaki. Bersuci menjadi salah satu syarat sah sebelum seorang muslim menunaikan salat.

Koordinator TPQ, Muflikhatun Agustin, mengatakan edukasi seperti ini memang dibutuhkan karena masih ada anak-anak yang belum memahami urutan wudhu dengan benar.

“Anak-anak TPQ di sini masih sembarangan saat berwudhu. Maka dari itu, edukasi praktik berwudhu sejak dini itu sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga :  Banyuraden Art Festival #2 “JENTARA” Lestarikan Permainan Tradisional Nusantara

Kardus Disulap Jadi Game Edukasi

Nah, di sinilah kreativitas mahasiswa KKN mulai dimainkan. Divisi Pendidikan Keagamaan KKN Posko 07 menghadirkan media pembelajaran bernama “Tebak Urutan Wudhu”. Uniknya, media tersebut dibuat dari bahan sederhana berupa kardus.

Bukan sekadar papan pajangan, media ini dirancang seperti permainan kartu bolak-balik. Di bagian depan, terdapat gambar visual tahapan berwudhu. Sementara bagian belakangnya berisi nomor urutan.

Para santri kemudian diajak bermain sambil belajar. Mereka harus menyusun kartu sesuai urutan tata cara wudhu yang benar.

Dengan metode ini, anak-anak nggak cuma duduk manis mendengarkan materi. Mereka diajak berpikir, bermain, sekaligus mempraktikkan langsung gerakan wudhu. Hasilnya? Antusiasme para santri terlihat cukup tinggi.

Salah satu santri kelas 6, Arkan, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN membuat proses belajar wudhu terasa lebih menyenangkan karena bisa langsung praktik.

“Aku senang sekali ketika ada kakak-kakak KKN di sini, karena bisa membantuku dalam memahami praktik berwudhu lebih mendalam,” katanya.

Baca Juga :  Menteri Brian Yuliarto dan Valery Falkov Tandatangani Kesepakatan Penting: Gelar dari Rusia Kini Diakui Penuh di Indonesia

Belajar Sambil Bermain

Koordinator Divisi Pendidikan Keagamaan KKN MIT ke-22 Posko 07, Bagus Nadzar Mubarok, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai aktivitas selama KKN saja.

Menurutnya, pengetahuan mengenai wudhu penting menjadi bekal bagi anak-anak karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah salat.

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat untuk adik-adik, terkhusus pengetahuan dalam berwudhu sebagai syarat sah salat,” ungkapnya.

Lewat kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Walisongo ingin menunjukkan bahwa edukasi keagamaan untuk anak-anak bisa dikemas dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.

Kolaborasi bersama TPQ Masjid Al-A’raf pun diharapkan menjadi langkah kecil untuk memperkuat hubungan mahasiswa dengan masyarakat.

Sebab, mengajarkan anak tentang ibadah sejak dini bukan hanya soal membuat mereka tahu teorinya. Yang nggak kalah penting adalah memastikan mereka paham, bisa mempraktikkan, dan terbiasa melakukannya dengan benar. Dan kali ini, semuanya dimulai dari sebuah kardus sederhana. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Anggap Sepele! 75 Balita di Demak Jalani Cek Kesehatan, Mahasiswa KKN Ikut Bergerak Cegah Gangguan Tumbuh Kembang
Siap Tempur! Tim Voli MTs Muhammadiyah 20 Menongo Bidik Juara Turnamen HUT RI ke-81 di SABUGA
FISIP UIN Walisongo Gandeng Presiden ISWMAW Bahas Inovasi Lingkungan
Peresmian Gedung Balaputradewa Perkuat Fasilitas Pendidikan Institut Nalanda
Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Berita ini 46 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Bukan Sekadar Kardus! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bikin Belajar Wudhu Jadi Seru

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Jangan Anggap Sepele! 75 Balita di Demak Jalani Cek Kesehatan, Mahasiswa KKN Ikut Bergerak Cegah Gangguan Tumbuh Kembang

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Siap Tempur! Tim Voli MTs Muhammadiyah 20 Menongo Bidik Juara Turnamen HUT RI ke-81 di SABUGA

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:59 WIB

FISIP UIN Walisongo Gandeng Presiden ISWMAW Bahas Inovasi Lingkungan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peresmian Gedung Balaputradewa Perkuat Fasilitas Pendidikan Institut Nalanda

Berita Terbaru

Foto ilustrasi pelajar SMK/ sumber: Mecca Kayra

KABAR NUSANTARA

Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?

Jumat, 7 Agu 2026 - 11:52 WIB