SUARAMUDA.NET, SEMARANG —
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Sosial Komisariat Wahid Hasyim akan menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) #Batch 2. Kegiatan tersebut akan terselenggara di SD Ngijo Gunungpati Kota Semarang, 17-18 Januari 2026.
Ketua Rayon Sosial Nanda Rizky Pradana kepada suaramuda.net, mengatakan bahwa PMII hari ini bukan sekadar organisasi—tapi kebutuhan penting yang melengkapi apa yang tidak disediakan kampus.
“Perkuliahan lebih menekankan teori dan capaian nilai, sementara pengembangan soft skill dan kepekaan sosial belum terfasilitasi secara maksimal, “tegas Nanda, Rabu (14/1).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
dunia kampus sekarang menuntut mahasiswa punya kemampuan komunikasi, kepemimpinan, teamwork, critical thinking, hingga sense of social responsibility. Dan sayangnya, semua itu “nggak ada di menu kuliah biasa.”
“PMII tingkat rayon jadi ruang strategis untuk memenuhi semua itu,” tambahnya.
Nanda menjelaskan bahwa MAPABA Batch 2 bukan sekadar kegiatan formalitas penerimaan anggota. Lebih dari itu, event ini disiapkan sebagai wadah pembentukan karakter dan penguatan kapasitas diri.
Fokusnya? Kemampuan komunikasi, keberanian berpendapat, kepemimpinan, nalar kritis, hingga kepekaan sosial dan lingkungan.
“MAPABA 2 ini adalah jawaban atas kegelisahan mahasiswa. Kita ingin mencetak kader yang punya kecakapan sosial, kesadaran lingkungan, dan tanggung jawab intelektual—hal-hal yang sering luput dari pendidikan formal,” tegas Nanda, yang ternyata juga sedang merintis bisnis minuman.
Acara ini diprediksi bakal menyedot puluhan peserta baru. Tidak main-main, barisan narasumbernya juga penuh kelas berat:
- Zudi Setiyawan, Dosen Ilmu Politik
- Faisol Firdaus, Dosen Hubungan Internasional
- Andre Bahtiar, demisioner Ketua PC PMII Kota Semarang
- serta sejumlah senior PMII Unwahas yang sudah malang melintang di dunia organisasi
Dengan agenda padat, materi berbobot, dan pembicara top, MAPABA Batch 2 ini tampaknya siap menjadi arena “kelahiran para kader masa depan” yang siap bersuara lebih lantang di kampus maupun masyarakat.
Siap ikut meramaikan? Kursi terbatas — yang cepat dia dapat! (Red)













Komentar