SUARAMUDA.NET, LAMONGAN — Semangat Merah Putih begitu terasa di Gedung SABUGA Universitas Darul Ulum (Unida) Lamongan, Rabu (5/8/2026).
Sebelas atlet muda dari Tim Voli Putra MTs Muhammadiyah 20 Menongo tampil penuh percaya diri sebelum bertarung di Turnamen Bola Voli tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Sukodadi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan mengenakan jersey kebanggaan tim, para pemain berpose kompak di depan spanduk turnamen sebagai simbol kesiapan mereka menghadapi persaingan sengit.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen ini bukan sekadar foto bersama, tetapi menjadi penanda dimulainya perjuangan membawa nama baik madrasah di ajang bergengsi tingkat kecamatan.
Turnamen yang digelar Pemerintah Kecamatan Sukodadi ini diikuti sembilan tim terbaik dari berbagai sekolah. Bagi MTs Muhammadiyah 20 Menongo, keikutsertaan dalam kompetisi tersebut menjadi kesempatan emas untuk membuktikan hasil latihan rutin yang selama ini dijalani.
Pembina sekaligus pelatih tim, Suparno, S.Pd., mengatakan bahwa target utama bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membangun karakter para siswa melalui olahraga.
“Kekompakan tim dan mental bertanding sama pentingnya dengan kemampuan teknik. Kami ingin anak-anak belajar berjuang, menghormati lawan, dan membawa nama baik madrasah,” ujarnya.
Perjalanan menuju podium dipastikan tidak mudah. Tim MTs Muhammadiyah 20 Menongo akan menghadapi lawan-lawan tangguh, termasuk MTs Ma’arif Sukodadi.
Di jalur yang sama juga terdapat salah satu favorit turnamen, yakni SMP Negeri 2 Sukodadi. Selain itu, persaingan juga datang dari MTs Darussalam Gedangan, MTs Tlogorejo, MTs Nusantara, SMP Negeri 1 Sukodadi, hingga SMP Muhammadiyah 11.
Meski demikian, para pemain optimistis mampu memberikan kejutan. Latihan rutin setiap sore menjadi bekal utama untuk meningkatkan kemampuan servis, smash, blocking, hingga komunikasi antarpemain di lapangan.
Bagi para siswa, tampil di Gedung SABUGA juga menjadi pengalaman yang membanggakan. Bermain di venue olahraga representatif memberikan motivasi tambahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para pendukung.
Lebih dari sekadar berburu gelar juara, turnamen ini juga menjadi ajang membentuk karakter generasi muda.
Melalui olahraga, para siswa belajar tentang disiplin, kerja sama, sportivitas, serta semangat pantang menyerah—nilai-nilai yang sejalan dengan semangat mengisi kemerdekaan Indonesia.
Dukungan dari guru, orang tua, dan masyarakat Desa Menongo pun diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain selama bertanding.
Kini, seluruh harapan tertuju pada sebelas atlet muda tersebut. Apa pun hasil akhirnya, keberanian mereka tampil membawa nama madrasah sudah menjadi kebanggaan tersendiri.
Namun satu hal yang pasti, Tim Voli Putra MTs Muhammadiyah 20 Menongo datang ke SABUGA bukan sekadar untuk meramaikan turnamen, tetapi siap memberikan perlawanan dan mengejar prestasi terbaik. (Red)














Komentar