SUARAMUDA.NET, LAMONGAN — Regenerasi kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di Lamongan kembali berjalan dinamis. Musyawarah Ranting (Musyran) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Muhammadiyah 20 Menongo resmi dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di madrasah setempat.
Mengusung tema “Akselerasi Kader Berkemajuan dalam Menjawab Tantangan Era Digital”, forum strategis ini berhasil melahirkan Pimpinan Ranting baru periode 2026-2027 melalui proses demokratis yang penuh semangat persaudaraan dan tanggung jawab amanah.
Tujuh Formatur Terpilih dari 11 Calon Visioner
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Musyran kali ini diikuti oleh 34 peserta yang memberikan suara untuk memilih 7 formatur terbaik dari total 11 calon pimpinan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, tiga nama unggul secara mutlak: Asha Aqila Febrian meraih dukungan tertinggi dengan 94,1% (32 suara), disusul Viola Nur Rahmayandis dan Nur Callysta Isti Safira masing-masing dengan 85,3% (29 suara).
Dalam sidang pleno yang khidmat, ketiganya bersama empat formatur lainnya terpilih secara aklamasi untuk mengisi struktur inti: Ketua: Nur Callysta Isti Safira, Sekretaris: Erika Wuryani dan Bendahara: Asha Aqila Febrian
Kemenangan mereka bukan sekadar popularitas, melainkan mandat dari rekan-rekan seangkatan untuk mewujudkan visi “IPM kompak menyelesaikan masalah” (Callysta), “Aktif, berakhlak, inovatif” (Erika), serta “Pelajar muslim berilmu, terampil, menjunjung nilai Islam” (Asha).
Delapan calon lainnya—termasuk Novi Aristawati, Muhammad Sabiq Alfatih Zidan, dan Hanifa Tu Asrof—turut menyumbangkan gagasan visioner tentang literasi, teknologi, dan dakwah pelopor yang memperkaya wacana kaderisasi Matsamdah.
Jumat Pagi di Bumi Matsamdah
Agenda regenerasi tahunan ini berlangsung tepat pada Jumat, 17 Juli 2026, di aula MTs Muhammadiyah 20 Menongo, Jl. Waduk Balunggang No. 01, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi.
Pemilihan waktu di hari Jumat sengaja disesuaikan dengan rutinitas keagamaan madrasah, sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan IPM tidak terpisah dari nilai-nilai spiritual.
Lokasi di jantung madrasah menjadi simbol bahwa IPM adalah mitra strategis sekolah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang religius, disiplin, dan kreatif bagi ribuan siswa di wilayah Sukodadi dan sekitarnya.
Amanah Jabatan dan Respons terhadap Era Digital
Musyran 2026 diselenggarakan sebagai respons nyata terhadap tantangan zaman. Tema “Akselerasi Kader Berkemajuan dalam Menjawab Tantangan Era Digital” dipilih karena IPM menyadari bahwa kader masa depan harus mampu memadukan keimanan dengan kompetensi teknologi.
Pesan kuat “Jabatan adalah amanah. Pilihlah pemimpin yang siap mengemban tanggung jawab, bukan mengejar kehormatan” menjadi filter moral bagi setiap pemilih.
Selain itu, mekanisme pemilihan formatur oleh siswa kelas 8 bertujuan melatih demokrasi sejak dini, memastikan bahwa pemimpin yang lahir benar-benar representatif dan memiliki legitimasi kuat dari basis massa pelajar, bukan sekadar tunjukan elit.
Dari Visi Misi hingga Eksekusi Program Kerja
Proses Musyran dirancang holistik, dimulai dari pemaparan visi-misi 11 calon yang mencakup spektrum luas: mulai dari penguatan akhlak, inovasi teknologi, kepedulian sosial, hingga solidaritas organisasi.
Setelah voting tertutup, hasil diumumkan secara transparan di hadapan seluruh peserta. Struktur pimpinan baru kemudian langsung menyusun program kerja berbasis lima pilar: Cerdas, Edukatif, Religius, Inovatif, Aktif.
Fokus utama meliputi kaderisasi berkelanjutan, pemanfaatan digital untuk dakwah, bakti sosial, serta pembinaan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai Islam.
Kolaborasi antar-bidang juga ditekankan, sebagaimana misi Ketua Terpilih Callysta untuk “menjalin komunikasi dan kerja sama” guna memecahkan masalah organisasi secara kolektif.
Selamat Berkarya, Pimpinan Baru IPM Matsamdah!
Terpilihnya Nur Callysta Isti Safira dkk. sebagai Pimpinan Ranting IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo periode 2026-2027 adalah awal dari babak baru pengabdian.
Dengan bekal mandat aklamasi dan visi yang selaras dengan semangat Islam Berkemajuan, mereka diharapkan mampu membawa IPM Matsamdah menjadi organisasi yang tidak hanya eksis, tetapi berdampak nyata bagi sekolah dan masyarakat.
Mari dukung langkah mereka dalam mencetak generasi pelajar yang cerdas intelektual, kuat spiritual, dan tangguh menghadapi era digital. Sukses selalu, IPM Matsamdah! (Red)













Komentar