SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar membanggakan kembali datang dari dunia balap internasional. Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, sukses mengharumkan nama bangsa setelah keluar sebagai juara pada race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup seri Sachsenring, Jerman.
Kemenangan ini bukan sekadar menambah koleksi podium. Di Sirkuit Sachsenring, lagu Indonesia Raya kembali berkumandang, membuktikan bahwa talenta muda Indonesia semakin diperhitungkan di panggung balap dunia.
Rama, sapaan akrab Kiandra Ramadhipa, sebenarnya sudah tampil impresif sejak race pertama yang digelar Sabtu (11/7/2026). Ia sempat memimpin jalannya balapan sebelum melakukan kesalahan kecil yang membuat posisinya melorot hingga peringkat kedelapan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, pebalap asal Sleman tersebut tidak menyerah. Dengan penuh determinasi, ia kembali merangsek ke rombongan terdepan dan akhirnya menuntaskan balapan di posisi kelima.
“Balapan yang sangat baik untuk saya. Saya berusaha menyerang di depan, tapi sayangnya tetap di belakang. Saya membuat kesalahan saat sedang memimpin, tapi saya berupaya tetap berada di grup depan,” ujar Rama, dikutip dari laman Red Bull.

Namun, race kedua menghadirkan cerita yang jauh lebih manis.
Start dari posisi ketiga, Rama langsung tampil agresif sejak lampu hijau menyala. Ia terus bertarung sengit dengan David Gonzales dan Fynn Kratochwil dalam perebutan posisi terdepan.
Pebalap berusia 16 tahun itu tampil luar biasa konsisten. Sepanjang balapan, ia tercatat 11 kali melintasi garis finis sementara di posisi pertama, menunjukkan dominasinya atas para rival.
Drama terjadi saat memasuki lap ke-14. Insiden yang melibatkan Fernando Bujosa dan Benat Fernandez membuat Race Director mengibarkan bendera merah (red flag).
Setelah dilakukan perhitungan hasil sesuai regulasi, Rama dinyatakan sebagai pemenang race kedua Sachsenring.
“Saya berupaya langsung melesat sejak start. Saya hanya bilang ke diri sendiri, kalau ada yang menyalip, saya harus menyalipnya balik,” kata Rama.
“Saya tak menyangka ada red flag, tapi bisa terus berada di grup depan ternyata justru membuahkan hasil,” lanjutnya.
Kemenangan di Sachsenring menjadi gelar kedua Rama musim ini setelah sebelumnya juga menjadi juara pada race kedua seri Jerez.
Hasil manis tersebut membuat peluangnya bersaing memperebutkan gelar juara musim 2026 semakin terbuka. Saat ini, Kiandra Ramadhipa menempati peringkat ketiga klasemen sementara Red Bull MotoGP Rookies Cup, dengan selisih 47 poin dari pemuncak klasemen, Benat Fernandez.
Prestasi Rama kembali menjadi bukti bahwa Indonesia tidak pernah kehabisan talenta balap berbakat. Di usia yang baru 16 tahun, ia sudah mampu bersaing dengan pebalap-pebalap muda terbaik dunia dan membawa nama Indonesia berkibar di lintasan internasional.
Kalau performa seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Kiandra Ramadhipa bakal menjadi salah satu calon kuat pebalap Indonesia berikutnya yang menembus ajang Moto3 hingga MotoGP.
Publik Tanah Air pun kini punya alasan baru untuk terus mengikuti perjalanan sang bintang muda. (Red)













Komentar