Lagi-Lagi, Pebalap Muda Indonesia Juara! Kiandra Ramadhipa Bikin Indonesia Raya Bergema di Jerman

"Kiandra Ramadhipa kembali bikin bangga Merah Putih! Pebalap 16 tahun asal Sleman sukses menaklukkan Sachsenring dan kini menempel ketat papan atas klasemen Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026."

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kredit (Instagram)

Foto kredit (Instagram)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar membanggakan kembali datang dari dunia balap internasional. Pebalap muda Indonesia, Kiandra Ramadhipa, sukses mengharumkan nama bangsa setelah keluar sebagai juara pada race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup seri Sachsenring, Jerman.

Kemenangan ini bukan sekadar menambah koleksi podium. Di Sirkuit Sachsenring, lagu Indonesia Raya kembali berkumandang, membuktikan bahwa talenta muda Indonesia semakin diperhitungkan di panggung balap dunia.

Rama, sapaan akrab Kiandra Ramadhipa, sebenarnya sudah tampil impresif sejak race pertama yang digelar Sabtu (11/7/2026). Ia sempat memimpin jalannya balapan sebelum melakukan kesalahan kecil yang membuat posisinya melorot hingga peringkat kedelapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu, pebalap asal Sleman tersebut tidak menyerah. Dengan penuh determinasi, ia kembali merangsek ke rombongan terdepan dan akhirnya menuntaskan balapan di posisi kelima.

“Balapan yang sangat baik untuk saya. Saya berusaha menyerang di depan, tapi sayangnya tetap di belakang. Saya membuat kesalahan saat sedang memimpin, tapi saya berupaya tetap berada di grup depan,” ujar Rama, dikutip dari laman Red Bull.

Baca Juga :  Serunya, 'One Day Hike' Bersama Komunitas TDA Depok di Bukit Paniisan Sentul
Foto credit (Instagram)

Namun, race kedua menghadirkan cerita yang jauh lebih manis.

Start dari posisi ketiga, Rama langsung tampil agresif sejak lampu hijau menyala. Ia terus bertarung sengit dengan David Gonzales dan Fynn Kratochwil dalam perebutan posisi terdepan.

Pebalap berusia 16 tahun itu tampil luar biasa konsisten. Sepanjang balapan, ia tercatat 11 kali melintasi garis finis sementara di posisi pertama, menunjukkan dominasinya atas para rival.

Drama terjadi saat memasuki lap ke-14. Insiden yang melibatkan Fernando Bujosa dan Benat Fernandez membuat Race Director mengibarkan bendera merah (red flag).

Setelah dilakukan perhitungan hasil sesuai regulasi, Rama dinyatakan sebagai pemenang race kedua Sachsenring.

“Saya berupaya langsung melesat sejak start. Saya hanya bilang ke diri sendiri, kalau ada yang menyalip, saya harus menyalipnya balik,” kata Rama.

“Saya tak menyangka ada red flag, tapi bisa terus berada di grup depan ternyata justru membuahkan hasil,” lanjutnya.

Baca Juga :  Skizofrenia Wajib Nikah Gak Sih?

Kemenangan di Sachsenring menjadi gelar kedua Rama musim ini setelah sebelumnya juga menjadi juara pada race kedua seri Jerez.

Hasil manis tersebut membuat peluangnya bersaing memperebutkan gelar juara musim 2026 semakin terbuka. Saat ini, Kiandra Ramadhipa menempati peringkat ketiga klasemen sementara Red Bull MotoGP Rookies Cup, dengan selisih 47 poin dari pemuncak klasemen, Benat Fernandez.

Prestasi Rama kembali menjadi bukti bahwa Indonesia tidak pernah kehabisan talenta balap berbakat. Di usia yang baru 16 tahun, ia sudah mampu bersaing dengan pebalap-pebalap muda terbaik dunia dan membawa nama Indonesia berkibar di lintasan internasional.

Kalau performa seperti ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Kiandra Ramadhipa bakal menjadi salah satu calon kuat pebalap Indonesia berikutnya yang menembus ajang Moto3 hingga MotoGP.

Publik Tanah Air pun kini punya alasan baru untuk terus mengikuti perjalanan sang bintang muda. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bediding Mulai Menggigit! Dini Hari di Wilayah Sugio Bisa Bikin Menggigil, Warga Diminta Siaga Hadapi Puncak Kemarau
Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik
Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum
Presiden, Kata “Bajingan”, dan Marwah Kepemimpinan
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik
Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:39 WIB

GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:43 WIB

Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:31 WIB

Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:22 WIB

Presiden, Kata “Bajingan”, dan Marwah Kepemimpinan

Berita Terbaru