Akankah Iran Mundur dari Piala Dunia 2026?

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Status Iran di Piala Dunia 2026 di Amerika, Kanada, dan Meksiko diragukan; walau belum ada keputusan resmi mundur, nama Irak atau Uni Emirat Arab mencuat sebagai kandidat pengganti jika Iran batal tampil. /Instagram/@teammellifootball

Status Iran di Piala Dunia 2026 di Amerika, Kanada, dan Meksiko diragukan; walau belum ada keputusan resmi mundur, nama Irak atau Uni Emirat Arab mencuat sebagai kandidat pengganti jika Iran batal tampil. /Instagram/@teammellifootball

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 kini berada dalam ketidakpastian setelah eskalasi konflik geopolitik yang memuncak antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel menyebabkan gangguan besar di dalam negeri Iran termasuk ketidakpastian keamanan dan kegiatan olahraga.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, membeberkan peluang negaranya tampil di FIFA World Cup 2026 di tengah memanasnya situasi geopolitik.

Berbicara melalui saluran televisi publik Iran, Taj menyatakan partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 kini dalam tanda tanya besar.

Keputusan untuk mundur dari Piala Dunia diambil setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Eskalasi dramatis ini terjadi menyusul operasi militer gabungan pada Sabtu (28/2/2026) yang menargetkan sejumlah kota besar di Iran, termasuk ibu kota Teheran.

“Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan dari Amerika Serikat tersebut, kecil kemungkinan kami bisa menantikan Piala Dunia, tetapi para pimpinan olahraga yang akan memutuskan hal itu,” ujar Taj, dilansir dari Marca, Minggu (1/3/2026) lalu.

Baca Juga :  Timur Tengah Makin Membara! Kini, AS Blak-blakan Serang Iran

Dalam regulasi resmi FIFA disebutkan, apabila Iran benar-benar mundur dari turnamen, maka slot tersebut akan diisi oleh pengganti yang dinominasikan, biasanya runner-up langsung dari play-off kualifikasi terkait atau tim dengan peringkat tertinggi yang belum lolos dari konfederasi tersebut. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB