Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT: Meneguhkan Diplomasi Ekonomi dan Sosial

- Penulis

Minggu, 9 Maret 2025 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV; Seminar Nasional & Konferensi Cabang Istimewa IV (PCINU) Tiongkok  bertajuk “Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT” pada Sabtu (8/3/2025)

POV; Seminar Nasional & Konferensi Cabang Istimewa IV (PCINU) Tiongkok bertajuk “Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT” pada Sabtu (8/3/2025)

SUARAMUDA, BEIJING – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok sukses menggelar Seminar Nasional & Konferensi Cabang Istimewa IV bertajuk “Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT”.

Acara yang berlangsung pada Sabtu (8/3/2025) ini menghadirkan pakar dan akademisi, membahas dinamika hubungan diplomatik, tantangan ketenagakerjaan, serta peluang ekonomi dan sosial antara Indonesia dan Tiongkok.

Digelar secara hybrid daring dan luring, acara ini dihadiri lebih dari 200 peserta dengan latarbelakang akademisi, jurnalis senior, perwakilan organisasi keagamaan dan buruh, serta mahasiswa Indonesia di Tanah Air maupun di Tiongkok.

Bertindak sebagai narasumber, antara lain Jurnalis Senior Harian Kompas dan Sekjen Perkumpulan Persahabatan Alumni Tiongkok Indonesia (PERHATI) Iwan Santosa, Presiden NU Labor Confederation H. Irham Ali, M.A., serta Direktur Sino Nusantara Institute/ PCINU Tiongkok, Ahmad Syaifuddin Zuhri.

Dipandu Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta, Sarah Hajar Mahmudah, seminar tersebut menyisakan beberapa poin penting antara lain terkait diplomasi ekonomi, investasi Tiongkok di Indonesia, serta people-to-people diplomacy serta kaitannya dengan persepsi publik.

Baca Juga :  Diskusi Bareng PCINU Tiongkok, Duta Besar RI untuk Tiongkok Tekankan Diplomasi Berbasis Dialog

Seminar yang dimulai sejak pukul 15.30 WIB itu berakhir pada pukul 17.30 WIB. Adapun acara tersebut didukung oleh Sinergi Mandarin Centre, suaramuda.net, Radio Nur 88,5 FM, Sino Nusantara Institute dan PERHATI. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB