Pemkab Aceh Selatan Pastikan Penanganan Pengungsi Terkendali, Pemulihan Memasuki Tahap Akhir

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TAPAKTUAN — Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memastikan penanganan pengungsi akibat banjir di kawasan Trumon Raya semakin terkendali dan kini memasuki fase akhir.

Plt Sekretaris Daerah, Diva Samudra Putra, SE., M.Si, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan BPBD Aceh Selatan, hampir seluruh warga pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Hanya satu desa tersisa, yakni Padang Harapan, yang dijadwalkan kembali pada Jumat (5/12/2025).

Diva menegaskan kebutuhan dasar di seluruh pos pengungsian telah terpenuhi dengan baik, sementara kondisi di lapangan terus menunjukkan perbaikan signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, meski Bupati Aceh Selatan tengah melaksanakan ibadah umrah, koordinasi lintas sektor tetap berjalan normal.

Sebelum berangkat, Bupati telah memberikan arahan yang jelas agar seluruh langkah penanganan darurat dan pasca bencana berlangsung maksimal.

“Alhamdulillah, Bupati Aceh Selatan terus memantau dan memberikan arahan sehingga penanganan berjalan terarah dan tidak menemui kendala berarti. Seluruh posko telah melaporkan kondisi yang semakin membaik dan kebutuhan pengungsi sudah terpenuhi. Pemulangan dilakukan bertahap sesuai kondisi lapangan,” ungkap Diva Samudra Putra, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Jokowi "Pasti" ke PSI

Secara terpisah, Kepala BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menjelaskan bahwa fase darurat banjir ditetapkan berakhir pada 7 Desember 2025.

Dengan semakin berkurangnya jumlah warga yang menetap di posko, dapur umum resmi dihentikan mulai Jumat pagi karena tidak ada lagi pengungsi yang bertahan di lokasi pengungsian.

Ia menambahkan, pada hari ini BPBD bersama Satgas akan menggelar rapat untuk memastikan kesiapan logistik masa panik di seluruh posko, baik Posko Induk, Posko Brimob, Posko Trumon Dalam, maupun sejumlah titik distribusi lainnya.

“Seluruh stok logistik dari Dinas Sosial akan dikonsolidasikan, disinkronkan, dan selanjutnya disalurkan kepada warga terdampak mulai dari Labuhanhaji hingga Trumon Raya. Penyaluran dilakukan berdasarkan jumlah KK terdampak di setiap gampong,” kata Zainal.

BPBD juga merinci progres pemulangan pengungsi dari beberapa wilayah. Warga Ujong Tanoh, Kecamatan Trumon, kembali pada 1 Desember 2025. Warga Trumon Timur telah kembali sejak 30 November 2025.

Baca Juga :  Serap Pekerja Lokal, 2 Perusahaan China di KIK Batang Kucurkan Investasi Senilai 1 Triliun

Warga Lhok Raya dan Cot Bayu di Trumon Tengah pulang pada 4 Desember 2025, sementara warga Padang Harapan dijadwalkan pulang pada 5 Desember 2025.

Selain itu, tiga gampong yang sempat terisolir akibat putusnya jembatan di Bulus Seuma yaitu Gampong Raket, Kuta Padang, dan Gampong Tengah, kini sudah dapat diakses kembali melalui jembatan darurat.

Akses sementara ini memungkinkan masuknya logistik sekaligus mendukung mobilitas warga.

“Sesuai arahan pimpinan, perbaikan permanen jembatan akan menjadi bagian dari penanganan pasca bencana yang sedang dibahas bersama OPD teknis seperti PUPR dan Perkim. Saat ini pendataan kerusakan infrastruktur, rumah, dan fasilitas umum terus berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, cuaca cerah dengan suhu 24–28°C di wilayah Trumon Raya pada Kamis turut mempercepat proses pemulihan di lapangan.

“Alhamdulillah, penanganan korban banjir Aceh Selatan berjalan lancar. Insya Allah, penanganan pasca bencana juga akan kita upayakan semaksimal mungkin sesuai arahan Bapak Bupati Aceh Selatan,” tutup Zainal. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Hadiri Perayaan Syukur Ulang Tahun Vihara Maitreya Makassar Bertajuk “Simfoni Cahaya”
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB