Serap Pekerja Lokal, 2 Perusahaan China di KIK Batang Kucurkan Investasi Senilai 1 Triliun

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Menutup semester I tahun 2025 lalu, KEK Industropolis Batang membukukan nilai investasi sebesar Rp 1,1 triliun.

Nominal fantastis itu bersumber dari masuknya dua tenant strategis yang mendorong pertumbuhan ekspor industri manufaktur, yakni PT Simba Indosnack Makmur dan PT Jingxing Weiss Indonesia.

Kedua industri manufaktur itu ditandai oleh penandatangan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) pada 30 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang, Ngurah Wirawan mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa KEK Industropolis Batang telah bergerak dari fase pengembangan ke fase akselerasi.

Ia mengatakan, kehadiran investor seperti Simba dan Jingxing tidak hanya menambah nilai investasi. Tetapi juga mencerminkan kepercayaan terhadap masa depan kawasan ini sebagai pusat industri ekspor.

Baca Juga :  Sulit Cari Kerja di Dalam Negeri, Solusi Warga RI Cari Kerja ke Luar Negeri?

“Penutupan Semester I ini kami anggap sebagai penanda penting. Kehadiran dua tenant ekspor yang kuat seperti Simba dan Jingxing membawa warna baru bagi kawasan ini. Mereka datang bukan hanya membangun fasilitas, tetapi juga membawa visi jangka panjang, pendekatan kolaboratif, serta pemanfaatan potensi lokal dan regional secara menyeluruh,” ungkap Ngurah seperti dikutip dari detik.com, Selasa (1/7/2025).

Untuk diketahui, PT Simba Indosnack Makmur adalah bagian dari Combiphar Group, yang lebih dari dua dekade menjadi pemain utama di industri makanan dan camilan di Indonesia.

Baca Juga :  Mungkinkah Pemakzulan Bupati Pati Bakal Kandas?

Perusahaan akan membangun pabrik ekspor pertamanya dengan nilai investasi Rp 300 miliar di atas lahan 3,6 hektar, yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar Australia dan Arab Saudi. Fasilitas ini diperkirakan menyerap sekitar 250 tenaga kerja lokal.

Sementara PT Jingxing Weiss Indonesia merupakan bagian dari Shanghai Jingxing Storage Equipment Engineering Co Ltd, perusahaan teknologi tinggi berbasis di Shanghai yang berdiri sejak 1989.

Jingxing Weiss Indonesia berinvestasi di KEK Industropolis Batang sebesar Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun untuk membangun pabrik seluas 6,8 hektar, yang akan menyasar pasar ekspor di Asia Timur dan Pasifik, serta menyerap sekitar 100 tenaga kerja. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!
Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Berita ini 46 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebelum DPR mengumumkan proses pemberhentiannya dari jabatan Kapolri pada Kamis (1/10/2026)./ kompas.com

KABAR NUSANTARA

Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB