Foresta Showbiz 2025: Saat Petani Hutan dan Pebisnis Ketemu, Terjadi Chemistry!

SUARAMUDA.NET, MAKASSAR — Siapa bilang dunia kehutanan itu kaku? Buktinya, Kementerian Kehutanan lewat Pusat Penyuluhan Kehutanan sukses bikin acara keren bernama Foresta Showbiz 2025, Senin (10/11/2025).

Event ini bukan cuma soal pohon dan hutan, tapi juga tentang networking, kolaborasi, dan bisnis hijau yang berkelanjutan.

Digelar di Makassar, Foresta Showbiz mempertemukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dari berbagai kabupaten di Sulsel dengan offtaker dan pelaku usaha kehutanan.

Tujuannya simpel tapi berdampak: membuka pasar, memperkuat ekonomi desa, dan bikin produk lokal hasil hutan makin dilirik dunia.

Total ada 100 peserta — mulai dari petani hutan, pengusaha, hingga perwakilan pemerintah dan lembaga keuangan. Suasana acara? Penuh semangat dan ide-ide hijau segar!

Dari Hutan ke Pasar: Saat Produk Lokal Naik Kelas

Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Hasnawir, yang membuka acara, semangat banget mengajak semua pihak untuk naik level bareng.

“Mari jadikan ini langkah awal menuju kemitraan nyata antara petani hutan dan offtaker,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Kasman, Kepala Dinas LHK Sulsel. Ia menyebut acara ini jadi “booster” buat semua pelaku kehutanan.

“Foresta Showbiz jadi ajang berbagi pengalaman dan memperluas jejaring usaha,” katanya.

Ngopi, Cuka Kayu, dan Kemiri Jadi Primadona

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kehutanan, Indra Exploitasi Semiawan, menegaskan bahwa KTH adalah ujung tombak pengelolaan hutan lestari.

Dari kopi, gula aren, madu, porang, sampai kerajinan bambu — semua punya nilai ekonomi tinggi asal dikemas dan dipasarkan dengan tepat.

Nah, di sesi Business Matching, petani hutan presentasi langsung di depan offtaker. Mereka pamer produk keren — dari kunyit, kemiri, porang, hingga cuka kayu — lengkap dengan kemasan dan branding kece.

Hasilnya? 15 kerja sama bisnis baru berhasil dibentuk dengan nilai transaksi tembus Rp42 juta lebih!

Dari Ajang Pameran ke Kolaborasi Nyata

Foresta Showbiz bukan cuma soal jualan, tapi tentang membangun kepercayaan dan kolaborasi nyata antara petani dan dunia usaha.

Dukungan datang dari banyak pihak — mulai dari Dinas LHK Sulsel, Balai KSDA, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, hingga bank-bank besar seperti BRI, BSI, dan Mandiri.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang pameran, tetapi ruang membangun kemitraan konkret,” tutur Wahju Rudianto, Kepala Pusat Penyuluhan Kehutanan.

Dengan semangat “Dari Hutan untuk Masa Depan”, Foresta Showbiz 2025 membuktikan bahwa ekonomi hijau itu bukan wacana — tapi gerakan nyata yang tumbuh dari akar rumput hingga ke pasar global. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like