Prabowo: Evakuasi 1000 Warga Gaza Bukan Relokasi, Begini Reaksi PBNU

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG — Dilansir detikcom, Sabtu (12/4/2025) Presiden Prabowo Subianto belum lama ini menegaskan rencananya mengevakuasi 1.000 warga Gaza ke Indonesia bukan bertujuan relokasi.

Ia menilai rencana itu merupakan upaya memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban di Gaza.

“Oh tidak tidak (relokasi), untuk membantu. Ya itu kan tawaran kita untuk ikut serta membantu masalah kemanusiaan yang penderitaan rakyat Palestina yang begitu dahsyat ya, kita ingin berbuat sesuatu,” kata Prabowo saat keterangan pers di Antalya, Turki, dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (12/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo belum mengetahui kapan rencana itu akan terlaksana.

Justru dalam lawatannya ini, Prabowo juga sekaligus berkonsultasi dengan para pemimpin negara yang dikunjungi soal rencana evakuasi tersebut.

Prabowo juga mengaku akan bertemu sejumlah pemimpin dari Palestina untuk berdiskusi lebih jauh.

Baca Juga :  Rusia dan Indonesia Luncurkan Dana Investasi 2 Miliar Euro: Fokus pada Energi, Infrastruktur, dan Transfer Teknologi

“Ya ini saya sedang konsultasi, nanti saya akan ketemu dengan pimpinan-pimpinan dari Palestina juga gimana cara nanti pelaksanaannya,” ujarnya.

Ilustrasi anak Palestina di depan reruntuhan gedung (sumber: pinterest)

Reaksi Ormas NU

Menyoroti hal itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyetujui jika rencana evakuasi warga Gaza ke Indonesia untuk menjalani perawatan medis.

Namun dikutip dari Kompas (10/4), PBNU menolak keras jika warga Gaza direlokasi dari tanah air mereka.

Ketua Bidang Keagamaan PBNU Ahmad Fahrur Rozi, menegaskan bahwa relokasi warga Gaza seperti yang dicetuskan oleh Amerika Serikat justru merupakan upaya untuk mengusir mereka dari tanahnya sendiri.

“Perlu diperhatikan evakuasi itu bukan relokasi, hanya untuk korban perang yang membutuhkan pertolongan medis saja. Kalau upaya Amerika untuk relokasi warga Gaza, kami menolak keras,” ucap Fahrur seperti dilansir Kompas.com, Kamis (10/4/2025).

Baca Juga :  Semoga Bukan "Prank", 18,2 Juta Rakyat Miskin Dapat Sembako Rp200 Ribu Per 5 Juni

“Itu (relokasi merupakan) pengusiran warga dari negara yang sah,” imbuh dia.

Gus Fahrur, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa PBNU menghargai upaya Prabowo untuk memberikan bantuan evakuasi korban Gaza untuk sementara.

Fahrur juga menyarankan agar warga Gaza dievakuasi ke negara-negara terdekat dibandingkan ke Indonesia yang membutuhkan biaya.

“Mungkin sebaiknya tetap dirawat di Gaza dan negara sekitar sana agar mudah kembali beraktivitas ketika sudah pulih,” imbuh dia.

Selain biaya mahal bila dievakuasi ke Indonesia, warga Gaza juga akan kesulitan karena terkendala bahasa dan budaya.

“Terlalu jauh jika harus ke Indonesia dan terdapat kendala bahasa dan budaya, di samping biaya yang mahal,” kata Gus Fahrur. (Red)

Sumber: detikcom dan Kompas.com

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB