Taiwan Obral Duit! Kelebihan Pajak, Pemerintah Langsung Bagi-Bagi ke Rakyat

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Taiwan / sumber: pinterest

Bendera Taiwan / sumber: pinterest

SUARAMUDA.NET, TAIPEI — Bayangkan negara Anda punya kelebihan duit sampai bingung mau dikemanakan. Nah, ini bukan mimpi, tapi kenyataan di Taiwan!

Pemerintah di sana kembali bikin heboh dengan rencana membagikan uang tunai kepada seluruh warganya. Bukan sekali, tapi ini yang kedua kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

​Dari Rp3 Juta, Naik Jadi Rp5 Juta!
​Pada tahun 2023, warga Taiwan sudah pernah merasakan “rejeki nomplok” berupa uang tunai NT$6.000 (sekitar Rp2,9 juta).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasan saat itu simpel: pemasukan pajak negara melampaui target, jadi sisa uangnya dikembalikan lagi ke rakyat. Kebijakan ini disambut meriah dan sukses bikin ekonomi lokal menggeliat.

Baca Juga :  Rusia dan Indonesia Luncurkan Dana Investasi 2 Miliar Euro: Fokus pada Energi, Infrastruktur, dan Transfer Teknologi

Kini, ceritanya terulang lagi, tapi dengan nominal yang lebih besar! Pemerintah Taiwan berencana membagikan NT$10.000 (sekitar Rp4,9 juta) per kepala pada tahun 2025. Jumlah ini naik hampir dua kali lipat dan tentu saja, bikin banyak orang kegirangan.

​Tapi, apa alasan di baliknya kali ini? Selain karena surplus pajak yang masih melimpah, kebijakan ini juga disebut sebagai langkah antisipasi untuk memperkuat daya tahan ekonomi negara.

Dengan adanya dana segar di tangan masyarakat, diharapkan daya beli meningkat dan ekonomi tetap stabil di tengah ketidakpastian global.

Bukan Cuma Warga Lokal, Tapi Semua Kebagian?

Pertanyaan yang sering muncul: apakah ini cuma buat warga lokal saja?

Baca Juga :  Delegasi Partai Golkar Berpartisipasi dalam Forum Anti-Neokolonialisme dan Simposium BRICS-Eropa di Sochi Rusia

Sampai saat ini, fokusnya memang untuk warga negara Taiwan. Namun, ada juga wacana untuk mempertimbangkan penduduk asing yang memiliki izin tinggal tetap. Detail pastinya masih menunggu ketetapan resmi dari pihak berwenang.

​Rencana pembagian ini diperkirakan akan dimulai pada Oktober 2025 dan akan disalurkan secara bertahap dalam beberapa bulan.

Yang jelas, kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah Taiwan untuk berbagi keuntungan ekonomi langsung dengan rakyatnya, sebuah langkah yang patut diacungi jempol.

​Jika negara lain bisa membagikan bantuan sosial, Taiwan membagikan surplusnya. Bukti bahwa ketika pemerintah dan rakyat bersinergi, hasilnya pun bisa terasa langsung di dompet! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru

Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat sedang melakukan safari politik. (Dok istimewa)

KABAR NUSANTARA

Buat Apa Jokowi Sibuk Melakukan Safari?

Senin, 29 Jun 2026 - 17:07 WIB

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB