Rusia dan Indonesia Luncurkan Dana Investasi 2 Miliar Euro: Fokus pada Energi, Infrastruktur, dan Transfer Teknologi

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan ke Rusia. (dok istimewa)

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan ke Rusia. (dok istimewa)

SUARAMUDA, MOSKOW – Rusia dan Indonesia mengambil langkah besar dalam kerja sama ekonomi dengan membentuk platform investasi bersama senilai 2 miliar euro (sekitar Rp35 triliun).

Kesepakatan bersejarah ini ditandatangani oleh Russian Direct Investment Fund (RDIF) dan Indonesia Investment Authority (INA) di sela-sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia, Jumat (20/6/2025).

CEO RDIF Kirill Dmitriev menjelaskan, dana ini akan dialokasikan untuk proyek-proyek strategis di bidang energi, infrastruktur, dan teknologi.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam lawatan ke Rusia. (dok istimewa)

“Ini merupakan terobosan penting yang akan memperdalam kolaborasi ekonomi kedua negara,” ujarnya melalui pernyataan resmi.

Pembentukan dana ini disaksikan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Kedua pemimpin juga sepakat meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Prabowo yang tiba di Moskow pada 18 Juni menyatakan optimisme terhadap kerja sama ini.

“Investasi bersama ini akan membuka lapangan kerja baru dan transfer teknologi mutakhir ke Indonesia,” ucapnya dalam konferensi pers.

Baca Juga :  Situasi Terkini di Republik Abkhazia dan Jaminan Keamanan Rusia

Selain pertemuan dengan Putin, Prabowo juga berdiskusi dengan Perdana Menteri Mikhail Mishustin mengenai pengembangan kerja sama di sektor pertahanan dan pangan.

Hari ini, kedua presiden akan berbicara dalam panel utama St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF).

Analis menilai langkah ini sebagai upaya Rusia memperluas pengaruh ekonomi di Asia Tenggara, sekaligus membantu Indonesia memenuhi kebutuhan investasi untuk program pembangunan jangka panjang. (Amy)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB