Guncang Dunia! 7 Negara Amerika Latin Ngebet Gabung BRICS, Siap Lawan Dominasi Dolar AS?

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Partisipasi Indonesia dalam KTT BRICS di Brasil. (dok istimewa)

Partisipasi Indonesia dalam KTT BRICS di Brasil. (dok istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama geopolitik dunia makin panas! Kali ini, bukan dari Eropa atau Asia, tapi dari Amerika Latin.

Tujuh negara di kawasan itu terang-terangan ngebet gabung BRICS — aliansi ekonomi yang digadang-gadang bisa mengubah peta perdagangan global dan bikin dominasi dolar AS ketar-ketir.

Minat ini muncul di tengah pusaran politik dan ekonomi dunia yang lagi ribet banget. Dari langkah resmi Bolivia sampai obrolan rahasia Kolombia, semua jadi sinyal kalau pengaruh BRICS mulai merambah benua yang terkenal sama samba dan salsa ini.

Padahal, tahun lalu BRICS sempat coba merayu Argentina buat masuk klub elit mereka. Sayangnya, Presiden terpilih Javier Milei malah ngegas, nyebut BRICS sebagai kumpulan “para diktator”. Penolakan ini bikin langkah BRICS agak tersendat di Amerika Latin… tapi cuma sebentar.

Sekarang, tujuh negara justru buka-bukaan pengen gabung. Mereka adalah Bolivia, Chile, Kolombia, Kuba, Honduras, Peru, dan Venezuela.

Menurut laporan Watcher Guru, alasan mereka beragam — dari pengen akses pasar internasional yang lebih luas, sampai nyari teman main baru di luar pengaruh Amerika Serikat.

Baca Juga :  Sepertinya Amerika Mulai Takut? Donald Trump Ancam BRICS Jika Tinggalkan Dolar AS

Buat sebagian negara, BRICS jadi harapan buat nyelamatin ekonomi yang lagi megap-megap. Selama puluhan tahun, banyak negara Amerika Latin dicekik sanksi, tarif, dan kebijakan dagang dari AS.

Apalagi, beberapa di antaranya punya pemerintahan otoriter yang bikin mereka makin terisolasi dari dunia internasional.

Kalau mereka beneran gabung, siap-siap aja peta kekuatan ekonomi dunia berubah. BRICS bisa makin gemuk, dan dolar AS? Hmm… mungkin bakal mulai keringetan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB