Urusannya Panjang Bos! Soal Pajak 250%, Menteri Dalam Negeri Akhirnya Ikut Cawe-cawe: Soroti Kenaikan Pajak di yang Dikeluhkan Warga

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: kericuhan akibat Satpol PP Pati yang membubarkan aksi penggalangan donasi untuk demo tolak pajak 250 persen di Pati, Jateng. (Sumber foto: detik.com)

POV: kericuhan akibat Satpol PP Pati yang membubarkan aksi penggalangan donasi untuk demo tolak pajak 250 persen di Pati, Jateng. (Sumber foto: detik.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menanggapi keluhan masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang disebut-sebut melonjak hingga 250 persen.

Tito mengaku sudah memerintahkan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri untuk segera memeriksa dasar kenaikan pajak tersebut.

“Oh, itu sedang kita cek. Saya sudah perintahkan Inspektorat untuk menyelidiki, apa dasarnya,” ujar Tito saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (6/8/2025).

Saat ditanya apakah kenaikan pajak tersebut sudah melalui konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Tito belum bisa memberikan kepastian. Ia mengatakan masih akan mendalami informasi lebih lanjut.

“Saya baru tahu dari media, jadi akan kita selidiki dulu,” tambahnya.

Sebelumnya, warga Kabupaten Pati ramai-ramai memprotes kenaikan PBB yang dirasa terlalu tinggi. Banyak dari mereka mengeluh karena pajak yang harus dibayar naik drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Pati, Sudewo, menjelaskan bahwa kenaikan PBB dilakukan demi mendukung pembangunan daerah, khususnya untuk perbaikan layanan publik seperti rumah sakit dan infrastruktur jalan.

Baca Juga :  Kampung Wisata Jangan Jadi Proyek Pariwisata Elitis, Warga Jogja Harus Menjadi Pemilik Utama

“Saya ingin rumah sakit kita menjadi lebih baik untuk rakyat Pati. Jalan-jalan yang sebelumnya rusak parah juga sudah kami perbaiki,” kata Sudewo, dikutip dari DetikJateng pada Rabu (6/8).

Meski begitu, protes warga terus mengalir. Banyak dari mereka menilai kenaikan ini terlalu memberatkan, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Berita Terbaru