Perdana Menteri Cantik ini ‘Digoyang’ Rakyatnya untuk Mundur, Cek Selengkapnya!

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra. (Sumber: pinterest.com)

Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra. (Sumber: pinterest.com)

SUARAMUDA, SEMARANG — Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra didesak mundur oleh ratusan pengunjuk rasa yang berkumpul di ibu kota Thailand, Bangkok, pada Sabtu (28/6/2025).

Dilansir Reuters, unjuk rasa itu merupakan yang terbesar di Thailand sejak partai Paetongtarn, Pheu Thai, berkuasa pada 2023.

Disebutkan, para demonstran mengibarkan bendera di samping Monumen Kemenangan, sebuah tugu peringatan perang di persimpangan Bangkok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demonstrasi itu dipimpin oleh United Force of the Land, koalisi aktivis yang telah berunjuk rasa melawan pemerintah yang didukung keluarga Shinawatra selama dua dekade terakhir.

Meskipun tidak secara langsung menjatuhkan pemerintah, protes yang dilakukan United Force of the Land di masa lalu berhasil meningkatkan tekanan di publik yang berujung pada intervensi yudisial dan kudeta militer pada 2006 dan 2014.

Baca Juga :  Akhirnya Partai Demokrat Tetapkan Sosok Muslim Zohran Mamdani Jadi Calon Wali Kota New York

Gegara Telepon

Dikutip dari CNN Indonesia, Pemerintahan Paetongtarn belakangan di ujung tanduk setelah percakapannya dengan eks PM Kamboja Hun Sen bocor ke publik.

Dalam percakapan itu, ia terdengar mendiskreditkan militer Thailand, yang memiliki pengaruh signifikan serta pernah punya sejarah buruk dengan keluarga Shinawatra.

Paetongtarn telah meminta maaf atas ucapannya di telepon tersebut.

Percakapan itu sendiri membuat koalisinya terkikis karena Partai konservatif Bhumjaithai selaku mitra terbesar kedua Pheu Thai memutuskan keluar pekan lalu.

Partai Bhumjaithai menarik dukungannya dengan alasan risiko hilangnya kedaulatan dan integritas Thailand buntut percakapan bocor itu.

Baca Juga :  Rumah Nusantara Diresmikan di Rusia, Jadi Simbol Diplomasi Pendidikan?

Saat ini, Paetongtarn terancam menghadapi mosi tidak percaya menjelang dimulainya kembali sidang parlemen pekan depan.

Ia juga tengah menghadapi pengawasan hukum setelah sekelompok senator mengajukan petisi ke Mahkamah Konstitusi dan badan antikorupsi untuk menyelidiki perilakunya imbas panggilan telepon dengan Hun Sen.

Keputusan dari dua badan ini dapat mengakibatkan Paetongtarn dicopot dari jabatannya.

Sementara itu, Paetongtarn telah memberikan tanggapan mengenai protes terhadapnya.

Ia mengaku tak khawatir dengan unjuk rasa tersebut, sambil menyatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan pihak berwenang untuk memastikan demonstrasi berlangsung damai.

“Ini adalah hak rakyat dan saya tidak akan melakukan balasan,” ujarnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:13 WIB

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB