Serbia Tegas Pengen Gabung BRICS, Nasibnya Ditentukan Saat KTT BRICS Ke-17 di Brasil

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG – Pemerintah Serbia secara tegas mengumumkan komitmennya bergabung dengan aliansi BRICS.

Proposal negara itu akan diperjuangkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17 yang digelar pada 6-7 Juli 2025 di Rio de Janeiro, Brasil.

Perdana Menteri Serbia, Duro Macut, menegaskan negaranya aktif mendorong ekspansi keanggotaan BRICS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami konsisten memperjuangkan kerja sama yang lebih dalam dengan mitra dan sahabat tradisional. BRICS adalah pemain kunci dunia, dan membangun hubungan kuat dengan mereka adalah kepentingan strategis,” ujar dia, dikutip dari Watcher Guru, Sabtu (27/6/2025).

Baca Juga :  Guncang Dunia! 7 Negara Amerika Latin Ngebet Gabung BRICS, Siap Lawan Dominasi Dolar AS?

Pada 2024, BRICS telah menambah 13 negara sebagai “Negara-negara Mitra”, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Namun, Serbia belum masuk dalam daftar tersebut.

Sementara, sebanyak 45 negara lain disebut tertarik bergabung, dengan 23 di antaranya sudah mengajukan aplikasi resmi.

Serbia sendiri telah mengirimkan permohonan resmi sejak 2023, saat BRICS membuka peluang ekspansi.

Baca Juga :  Yes! Dari 9 Negara, Indonesia Dapat ACC Jadi Mitra BRICS

“Kami berharap ada kesempatan bagi Serbia untuk menjadi bagian dari aliansi ini,” tambah Macut.

Serbia memiliki nilai strategis bagi BRICS karena posisi geografisnya di Eropa Tenggara dan hubungan baik dengan Rusia serta China.

Akan tetapi, kesepakatan politik di antara anggota inti BRICS tetap menjadi kunci. Dan, KTT BRICS 2025 akan menjadi momen krusial bagi Serbia.

Apabila diterima, negara ini bisa memperluas pengaruh ekonominya dan mengurangi ketergantungan pada Barat. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik
Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:28 WIB

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB