Kim Jong Un Turun Gunung, Korea Utara Ingatkan Amerika Serikat Tak Ikut Campur Perang Israel-Iran

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Korea Utara, Kim Jong Un. (foto: CNN Indonesia)

Presiden Korea Utara, Kim Jong Un. (foto: CNN Indonesia)

SUARAMUDA, SEMARANG – Publik dunia dikejutkan sesuatu hal menarik, di tengah eskalasi perang Israel-Iran. Adalah Korea Utara yang kini, juga mengecam serangan udara Israel ke Iran.

Pyongyang melihat, serangan Israel itulah yang memicu peperangan antara kedua negara tersebut sejak Jumat (13/6/2025) lalu.

Dilansir kantor berita Korea Utara KCNA, juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut bahkan memperingatkan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya agar tidak ikut campur apalagi “menyulut api perang” menjadi lebih besar lagi.

“Republik Demokratik Rakyat Korea (nama resmi Korut) menyampaikan keprihatinan serius atas serangan militer Israel dan mengecamnya dengan tegas,” kata juru bicara Kemlu Korut.

Menurut Pyongyang, pembunuhan warga sipil oleh Israel imbas serangan udaranya ke Iran bahkan Jalur Gaza Palestina sejak Oktober 2023 lalu merupakan “kejahatan terhadap kemanusiaan yang tak bisa dimaafkan.”

“Tindakan ilegal berupa terorisme yang disponsori negara oleh Israel telah meningkatkan risiko pecahnya perang besar-besaran baru di kawasan Timur Tengah.”

Ikut Campur AS

Baca Juga :  Ketika Hubungan China & Korea Utara Makin Mesra

Sebelumnya, Trump menyatakan AS akan menyerang Iran habis-habisan jika Teheran berani menggempur militer AS terutama yang berada di Timur Tengah.

Pernyataan Trump soal pidato Khamenei itu juga berlangsung kala Israel Kembali melancarkan hujanan serangan Udara ke Iran.

Israel mengeklaim berhasil menargetkan 40 situs penting Iran dalam serangan terbaru ini, termasuk markas intelijen Teheran.

Iran juga tak tinggal diam dengan melancarkan rentetan serangan udara ke wilayah Israel. Dan perang pun benar-benar terjadi hingga saat ini. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Belum Kapok Jadi Perdana Menteri, Kini Dia Mau Nyalon Lagi!
SPIEF 2026 Pecahkan Rekor, BRICS Makin Dominan
Trump Cegah Balas Dendam Israel, Tak Mau Konflik dengan Iran Makin Meledak
EAEU dan BRICS: Penantang Baru Dominasi Barat di Panggung Global
Rusia-Indonesia Perkuat Kerja Sama Transportasi: Lalu Lintas Udara ke Bali Melonjak 4 Kali Lipat
Mengupas Tuntas Operasi Terstruktur Media Inggris untuk Mendiskreditkan SPIEF dan Mengisolasi Rusia dari Global Selatan
Indonesia Perkuat Diplomasi Maritim dengan Rusia: Menteri Indonesia Pastikan Hadir di Forum Ekonomi Sankt-Peterburg 2026
Rosatom Kian Memperluas Peta Persebaran Energi Nuklir Rusia di Dunia
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07 WIB

Netanyahu Belum Kapok Jadi Perdana Menteri, Kini Dia Mau Nyalon Lagi!

Senin, 8 Juni 2026 - 19:43 WIB

SPIEF 2026 Pecahkan Rekor, BRICS Makin Dominan

Senin, 8 Juni 2026 - 08:05 WIB

Trump Cegah Balas Dendam Israel, Tak Mau Konflik dengan Iran Makin Meledak

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:45 WIB

EAEU dan BRICS: Penantang Baru Dominasi Barat di Panggung Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:38 WIB

Rusia-Indonesia Perkuat Kerja Sama Transportasi: Lalu Lintas Udara ke Bali Melonjak 4 Kali Lipat

Berita Terbaru