Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong Warga Buat Pupuk Organik dari Limbah Dapur

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MOJOKERTO – Mengusung isu ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan, tim pengabdian masyarakat Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur terjun ke masyarakat lewat Bina Desa, di Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Mojokerto, Jawa Timur.

Tim yang terdiri Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, ST., MT., Othman Azam Abia Musa, dan Brilliant Jusuf, menciptakan inovasi ramah lingkungan melalui pembuatan pupuk EM4 berbahan dasar limbah organik.

Pupuk Cair

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pupuk EM4 (Effective Microorganisms 4) adalah pupuk cair yang mengandung mikroorganisme bermanfaat untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik dan meningkatkan kesuburan tanah.

Selama ini, EM4 banyak tersedia secara komersial, namun Tim Pengabdian Masyarakat UPNVJT berhasil mengembangkan metode alternatif dengan memanfaatkan limbah dapur rumah tangga seperti sisa sayuran dan buah-buahan busuk.

Menurut tim, ide ini lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga :  Bukan di UI, Sri Mulyani Ngajar di Oxford Usai 'Lengser' dari Kursi Menkeu

“Kami melihat potensi besar dari limbah organik yang selama ini hanya dibuang. Dengan sedikit pelatihan dan alat sederhana, masyarakat dapat mengolahnya menjadi pupuk cair yang berguna bagi pertanian dan kebun rumah tangga,” ujar salah satu anggota tim.

Warga desa dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan, mulai dari pengumpulan limbah, proses fermentasi, hingga pengemasan pupuk.

Dalam pelatihan yang digelar di balai desa, tim juga memberikan edukasi mengenai manfaat EM4 dan cara penggunaannya dalam budidaya hortikultura serta pertanian skala kecil.

Kepala Desa Karangkuten, Novi, menyambut baik inovasi tersebut. Ia mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang tidak hanya memberikan ilmu baru, tetapi juga menghadirkan solusi konkret terhadap permasalahan sampah organik di wilayahnya.

“Kami sangat terbantu. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi program berkelanjutan bagi desa kami,” katanya.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan menjadi lebih peduli terhadap pengelolaan sampah, serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan ekonomi rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Lewat Magang Internasional, STKIP Al Hikmah Komitmen Lahirkan Guru Berdaya Saing Global

Tim Pengabdian Masyarakat UPNVJT juga berencana menyerahkan modul pelatihan dan alat percontohan kepada warga agar proses produksi pupuk EM4 dapat terus berjalan meskipun program telah selesai.

Kaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Program ini mendukung SDG 8 – Decent Work and Economic Growth, yakni dengan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai guna yang dapat mendukung produktivitas pertanian, membuka peluang usaha kecil, dan meningkatkan keterampilan masyarakat desa.

Inovasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menghasilkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan, ekonomi, dan pertanian lokal, sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan nasional dan global.

*) Artikel ini ditulis oleh Othman Azam Abia Musa dan Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB