Bukan di UI, Sri Mulyani Ngajar di Oxford Usai ‘Lengser’ dari Kursi Menkeu

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani/ sumber: pinterest

Menteri Keuangan Sri Mulyani/ sumber: pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG – Sri Mulyani comeback! Setelah resmi turun dari kursi Menteri Keuangan pada 8 September 2025, bukan UI atau kampus lokal yang jadi pelabuhan baru sang ekonom top Indonesia—melainkan Universitas Oxford, salah satu kampus paling prestisius di dunia.

Pada 5 Desember 2025, Blavatnik School of Government mengumumkan bahwa Sri Mulyani resmi bergabung sebagai pengajar untuk program World Leaders Fellowship 2026.

Yap, tak butuh waktu lama bagi perempuan yang pernah jadi Direktur Pelaksana dan COO Bank Dunia ini untuk kembali ke panggung global.

“Kami sangat senang Sri Mulyani bergabung,” ujar Ngaire Woods, Dekan sekaligus pendiri Blavatnik School.

Ia menegaskan bahwa pengalaman Sri Mulyani dalam kebijakan ekonomi global bakal jadi “harta karun” bagi para mahasiswa mereka yang datang dari lebih dari 60 negara.

Ngaire juga menambahkan bahwa kehadiran Sri Mulyani akan memberi kesempatan langka bagi para calon pemimpin dunia untuk belajar langsung dari seseorang yang pernah mengelola ekonomi negara berpenduduk 270 juta jiwa.

Baca Juga :  Yes! KPU Sragen Telah Tetapkan Daftar Pemilih Sementara 763.714 Orang

Lewat World Leaders Fellowship, Sri Mulyani akan membimbing mahasiswa dan alumni, mempertemukan para pemimpin global lintas generasi, hingga ikut meracik ide-ide futuristik tentang pemerintahan.

Dari Senayan ke Oxford, dari kabinet ke ruang kuliah—Sri Mulyani belum selesai menginspirasi dunia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB