Inovatif! Mahasiswa Teknik Kimia UPN Veteran Jawa Timur Sulap Pepaya Tak Laku Jadi ‘Nata de Papaya’

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MOJOKERTO – Di tangan mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT), pepaya matang yang tidak laku di pasar berubah menjadi produk pangan bernilai.

Bertempat di Dusun Tumbuk, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 6 Bina Desa menciptakan inovasi pangan lokal bernama ‘Nata de Papaya’.

Tim program bina desa UPNVJT yang melakukan program kerja ini terdiri dari dosen pembimbing lapangan, Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T., dan dua mahasiswa yaitu Aldhila Ardalia Nella Angga dan Nashrul Amin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buah pepaya yang digunakan berasal dari hasil panen kebun warga Dusun Tumbuk yang selama ini tidak terserap pasar karena dalam kondisi yang terlalu matang.

Buah ini seringkali dibiarkan membusuk atau dibuang. Padahal, pepaya mengandung serat, vitamin A dan C, serta air dalam jumlah tinggi, yang menjadikannya bahan potensial untuk diolah menjadi produk pangan fermentasi.

Baca Juga :  Semarang Bergejolak! Aliansi Ormawa Unwahas Ledakkan Solidaritas untuk Korban Bencana Aceh–Sumut

Untuk mengubah daging buah pepaya menjadi nata, maka digunakanlah proses fermentasi mikrobiologis.

Dengan bantuan bakteri Acetobacter Xylinum, kandungan gula dalam pepaya difermentasi menjadi selulosa mikrobial yang membentuk lapisan gel kenyal di permukaan larutan.

Proses ini dikenal sebagai fermentasi statis, di mana cairan dibiarkan tenang selama 14 hari agar bakteri dapat membentuk nata secara optimal.

Sebelum memulai produksi, tim melakukan survei ketersediaan bahan baku di Dusun Tumbuk. Warga diketahui memiliki banyak pohon pepaya dengan total luas perkebunan pepaya yaitu 1000 m².

Setelah memastikan ketersediaan, mahasiswa meminta izin langsung kepada Kepala Dusun untuk mengambil pepaya matang yang tidak dimanfaatkan sebagai bahan baku proyek. Buah pepaya hasil perkebunan Dusun Tumbuk berjenis california.

Baca Juga :  Magang di Sentra Budidaya Lele, Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Dapat Pujian dari Pelaku Usaha

Pembuatan nata dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemilahan buah, pencampuran dengan air kelapa, penambahan gula, cuka, serta ZA food grade sebagai sumber nitrogen, kemudian difermentasi selama 14 hari.

Produk akhir berupa nata papaya memiliki tekstur kenyal dan rasa yang netral, cocok untuk campuran es buah, puding, hingga minuman sehat.

Program kerja ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2, yakni Zero Hunger dengan meningkatkan ketahanan pangan melalui pengolahan hasil pertanian lokal.

Serta, SDGs nomor 8 (Decent Work and Economic Growth)—yakni dengan menciptakan peluang usaha baru dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. (Red)

*) Artikel ditulis oleh Aldhila Ardalia Nella Angga dan Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB