Tekan Inflasi dan Petakan Sumber Ekonomi Baru, Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Bank Indonesia

- Penulis

Jumat, 14 Maret 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers, usai pertemuan dengan jajaran Direksi BI Jateng dan OPD. Jum'at, 14/3/2025

Gubernur Ahmad Luthfi memberikan keterangan pers, usai pertemuan dengan jajaran Direksi BI Jateng dan OPD. Jum'at, 14/3/2025

Semarang, SUARAMUDA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Jateng untuk memetakan sumber-sumber perekonomian baru, baik di bidang perdagangan, pariwisata, maupun investasi.

Bahasan itu mengemuka saat kunjungan jajaran direksi BI Jateng menemui Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat di Kantor Gubernur Jateng, Jumat 14/3/2025.

Ahmad Luthfi mengatakan, akan meningkatkan kembali program-program yang sudah ada terkait pengendalian inflasi di Jateng. Program pengendalian inflasi disebut Luthfi sangat penting untuk dintervensi melalui program-program terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan membuat kerja sama di antaranya intervensi harga bahan pokok penting di wilayah kita pada saat jelang Lebaran ini dengan operasi pasar,” kata Luthfi.

Selain itu, untuk peningkatan perekonomian di Jateng, Luthfi akan menekankan program pembinaan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Pada sektor lain, juga pengembangan potensi pariwisata yang bisa difasilitasi oleh BI dengan digitalisasi pembayaran yakni Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca Juga :  Sekjen Gerindra Ungkap Jawa Tengah Berpotensi Jadi 'Sarang Garuda', Bagaimana dengan Para Banteng?

“Penting sekali ditekankan kembali sehingga PAD (Pendapatan Asli Daerah) seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah bisa meningkat lagi,” ujarnya.

Kepala KPwBI Jateng, Rahmat Dwisaputra, menjelaskan, siap membantu Pemprov Jateng dalam merealisasikan program-program kerjanya terutama terkait dengan intervensi inflasi dalam waktu dekat ini. Caranya dengan mobilisasi gerakan pangan murah di beberapa tempat untuk menjaga stabilitas harga pangan.

Ke depan, lanjut Rahmat, bersama Pemprov Jateng pihaknya menaruh perhatian pada potensi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru. Tujuannya untuk peningkatan PAD wilayah.

“Bisa di bidang perdagangan, pariwisata, maupun investasi. Yang paling potensial yakni industri yang terkait dengan hilirisasi pertanian,” katanya.

Baca Juga :  Didukung OJK, Gubernur Ahmad Luthfi Gagas Forum Perbankan dan Industri Keuangan

Dia mencontohkan intervensi pada sektor hilirisasi pertanian, strategi yang dilakukan dengan memperpendek, hingga menambah insentif bagi para petani untuk berusaha pada bidang tersebut.

“Baik dengan membangun industri hilirisasi makanan dan minuman ataupun dengan memperpendek mata rantai pemasarannya,” kata Rahmat.

Dijelaskan, digitalisasi keuangan juga menjadi perhatian Bank Indonesia bersama Pemprov Jateng. Agenda itu juga dinilai bisa PAD, seperti kemudahan masuk destinasi wisata, pembayaran retribusi, dan lainnya.

“Beberapa tempat sudah kami lakukan digitalisasi, seperti untuk peningkatan retribusi. Apakah bayar pajak kendaraan bermotor, ataupun di daerah wisata terkait dengan (digitalisasi) bayar parkir dan tiket” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Jateng, Agung Hariyadi, mengharapkan dukungan dari BI Jateng untuk pengembangan digitalisasi pada destinasi wisata yang ada. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB