Gubernur Dedi ‘Ngamuk’, Tegas Larang Study Tour hingga Ratusan Kepala Sekolah Terancam Dicopot

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/ CNN

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/ CNN

SUARAMUDA, BANDUNG – Seakan menjadi “cita-cita”, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai dilantik Kamis (20/2/2025) langsung tancap ‘gas’ copot kepala SMAN 6 Depok.

Pencopotan itu lantaran permisifnya kepala SMAN 6 Depok yang memberikan ijin kegiatan study tour kepada para siswanya.

Dedi menegaskan kebijakan larangan study tour itu didasari pertimbangan beban siswa di wilayah Jawa Barat. Dia mewacanakan sejak sebelum dia dilantik Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Dedi merasa keberatan setelah membaca pemberitaan bahwa study tour di SMAN 6 Kota Depok membebankan biaya Rp3,5 juta sampai Rp 5,5 juta per siswa.

Baca Juga :  Wadidaw! Layar Interaktif Kemhan Menampilkan "Lorem Ipsum", Publik Pertanyakan Kesiapan Sistem Digital

Menurutnya lebih baik siswa-siswi di Depok belajar di lingkungannya, bukan ke provinsi yang jauh.

Panjang Urusannya

Kasus imbauan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terhadap SMAN 6 Depok untuk tak berangkat Study Tour pun kini berimbas panjang.

Dilansir Tribun Jatim, Senin (24/2/2025), Gubernur Dedi mengatakan, ada 111 SMA dan 22 SMK yang melarang Surat Edaran Gubernur tentang study tour.

Dia memerintahkan UPTD dan Inspektorat menelaah sejauhmana pelanggaran yang dilakukan sekolah tersebut.

“Kami tidak segan untuk melakukan pemberhentian sementara maupun permanen (terhadap kepala sekolah),” kata Dedi, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (24/2/2025).

Baca Juga :  Lagi! Kades Di Boyolali Dilaporkan Karena Langgar Netralitas

Jawa Barat ‘Gudangnya’ Industri

Terkait studi industri yang dilakukan SMK, Dedi mengatakan, industri yang terbanyak justru ada di Jawa Barat. Industri apa saja ada di Jawa Barat.

“Kan aneh, industri banyak di Jawa Barat, orang-orang Jawa Tengah, Jawa Timur bekerja di kawasan industri Jawa Barat. Kok orang Jawa Barat studi industrinya ke luar Jabar,” katanya.

Gubernur Dedi menekan, bahwa pemerintah ingin membangun masa depan yang baik dengan sikap pendidikan yang baik. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB