Wadidaw! Layar Interaktif Kemhan Menampilkan “Lorem Ipsum”, Publik Pertanyakan Kesiapan Sistem Digital

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deddy Corbuzier staf khusus Menteri Pertahanan dalam Bidang Komunikasi Sosial dan Publik saat berkunjung di kantor Kementerian Pertahanan

Deddy Corbuzier staf khusus Menteri Pertahanan dalam Bidang Komunikasi Sosial dan Publik saat berkunjung di kantor Kementerian Pertahanan

Semarang, SUARAMUDA –
Kementerian Pertahanan (Kemhan) kembali menjadi sorotan setelah layar media interaktifnya tertangkap kamera menampilkan teks “Lorem Ipsum”, sebuah teks dummy yang lazim digunakan dalam desain sebelum konten asli diisi.

Kejadian ini memicu pertanyaan di kalangan publik: apakah sistem digital yang dipamerkan benar-benar siap atau hanya sekadar pajangan?

Kejadian ini terungkap melalui unggahan akun resmi X (Twitter) Kemhan, yang menampilkan aktivitas Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan), Deddy Corbuzier, saat meninjau ruang kerja di Kemhan pada Jumat (14/2/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam foto yang beredar, Deddy terlihat tengah mengikuti rapat koordinasi yang ditampilkan di layar raksasa. Namun, alih-alih informasi strategis, layar tersebut justru memuat teks “Lorem Ipsum”, yang seharusnya hanya digunakan sebagai placeholder sementara.

Baca Juga :  Tindakan Aipda Robig Tembak Gamma, Siswa SMK Semarang: Langgar HAM!

Unggahan itu sontak menjadi viral setelah dibagikan oleh akun X @ZAEffendy pada Minggu (16/2/2025).

“Pertunjukan dimulai, diharap tenang para penonton. #Nalar ‘Lorem Ipsum’,” tulis akun tersebut, menyindir tampilan layar yang dianggap belum siap digunakan.

Tak sedikit netizen yang mengkritik peristiwa ini. Beberapa mempertanyakan profesionalisme Kemhan dalam menampilkan teknologi pertahanan, sementara yang lain mengolok-olok posisi Deddy Corbuzier sebagai Stafsus Menhan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik.

“Corbuzier jadi Stafsus Menhan. Jangan kesal atas karir politiknya setelah jadi influencer. Ingatlah ceritanya soal perilaku singa, sebuas dan seganas apa pun bisa jadi atraksi menarik di sirkus. Mungkin saja Kemhan ingin terlihat menarik bagi bangsa ini? #Nalar,” tulis seorang pengguna X.

Di sisi lain, beberapa netizen justru lebih tertarik dengan detail lain dalam foto tersebut, seperti tampilan foto mantan Presiden Joko Widodo dan mantan Wapres Ma’ruf Amin di bagian kiri layar.

Baca Juga :  Refleksi Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Ampon Man: Negara Seperti Ada dan Tiada

Tak sedikit yang penasaran dengan besaran anggaran yang dikeluarkan untuk pengadaan layar raksasa tersebut.

Sebagai informasi, “Lorem Ipsum” adalah teks contoh yang umum digunakan dalam desain grafis dan pengembangan web sebagai placeholder sebelum konten resmi dimasukkan.

Keberadaannya di layar resmi Kemhan mengindikasikan bahwa sistem digital yang dipamerkan belum sepenuhnya siap atau hanya menggunakan template dari sistem lain yang belum diperbarui.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Kemhan terkait kejadian ini. Namun, insiden ini menambah daftar panjang kritik terhadap kesiapan digitalisasi di tubuh kementerian yang bertanggung jawab atas pertahanan negara.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB