Lagi! Kades Di Boyolali Dilaporkan Karena Langgar Netralitas

- Penulis

Sabtu, 2 November 2024 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Boyolali, SUARAMUDA — Kepala Desa Tegalgiri, Nogosari, Boyolali, kembali dilaporkan atas dugaan pelanggaran netralitas dalam Pilkada Boyolali. Tim Pengawal Demokrasi melaporkan dugaan tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menuntut tindakan tegas terhadap kepala desa yang diduga tidak netral.

“Laporan kami telah diterima dengan Nomor: 012/PL/PB/Kab/14.11/X/2024,” ujar anggota Tim Pengawal Demokrasi, Maryo John, dalam keterangannya pada Kamis (31/10).

John mendesak Bawaslu segera memanggil Ngateman, Kepala Desa Tegalgiri, untuk memastikan netralitasnya dalam Pilkada. Ia mengingatkan bahwa seorang kepala desa seharusnya menjadi pengayom yang taat terhadap undang-undang dan tidak memihak.

John juga mengimbau seluruh kepala desa di Kabupaten Boyolali agar memegang prinsip netralitas, khususnya dalam posisi mereka yang dekat dengan masyarakat. “Kepala desa harus menjadi teladan, menjunjung tinggi nilai demokrasi, dan tidak menyalahgunakan wewenangnya,” tegasnya.

Selain itu, John mendorong masyarakat untuk aktif mengawal Pilkada Boyolali dan berani menolak praktik intimidasi. “Gunakan hak pilih sesuai hati nurani, tanpa takut intimidasi,” pesannya kepada warga.

Laporan ini muncul setelah tersebar masifnya informasi di media sosial, khususnya TikTok, yang menampilkan dukungan sejumlah kepala desa, camat, dan ASN Boyolali kepada pasangan calon bupati/wakil bupati Agus Irawan – Dwi Fajar Nirwana, serta calon gubernur/wakil gubernur Lutfi – Yasin.

“Langkah kami ini sebagai tindak lanjut atas informasi yang beredar. Kami berharap Bawaslu mengusut tuntas,” pungkas John.

Baca Juga :  Terminal Lubuk Pakam Siap Uji Coba, Kadishub Sumut Pastikan Fasilitas Dimanfaatkan Optimal
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Aduh, Sidang Eks Bupati Pati Sudewo Berujung Chaos! Pendukung Jebol Pagar Pengadilan, Mobil Tahanan Tertahan 1,5 Jam
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Berita Terbaru