Terbaik! Gali Atlet Muda, Mahasiswa UPI Bandung Lakukan Deteksi Dini Kemampuan Fisik Anak Usia Muda di Desa Karangbenda, Jawa Barat

- Penulis

Minggu, 22 Desember 2024 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung saat melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB)  di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung saat melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

SUARAMUDA, BANDUNG — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung belum lama ini sukses melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) “Jabar Caang”.

Salah satu kegiatan unggulannya adalah melaksanakan upaya deteksi dini kemampuan fisik anak usia muda bertempat di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dalam praktiknya, mahasiswa KKN di bawah bimbingan Geraldi Novian M.Pd ini melakukan tes kondisi fisik anak-anak usia muda di lingkungan Desa Karangbenda, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai Dosen Program Studi Kepelatihan Fisik Olahraga kampus UPI, Geraldi Novian, bersama David Cholik Perdana serta sembilan mahasiswa lainnya sudah linear melaksanakan program sesuai dengan latarbelakang keilmuan serta kapasitas akademik yang digelutinya. Mereka pun terlibat langsung dan aktif dalam lingkungan masyarakat.

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung saat melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

“Hal ini juga diharapkan bisa menjadi sebuah motivasi ataupun pembelajaran bagi masyarakat setempat khususnya pelatih di Desa Karangbenda untuk lebih memahami dan melaksanakan tes deteksi dini ini, “tutur Dosen Pembimbing Geraldi Novian, seperti disampaikan pada suaramuda.net, Minggu (22/12/2024).

Baca Juga :  Bangkit Pascabanjir, Tim USK Hadirkan Teknologi Fermentasi dan Irigasi Tetes untuk Warga Bireuen

Ia melanjutkan, program yang dijalankan mahasiswanya memiliki manfaat jangka panjang bagi karir seorang atlet seperti mengidentifikasi potensi dan bakat atlet.

Selain itu, meningkatkan efisiensi pelatihan, mengurangi risiko cedera, membangun mental dan disiplin atlet, serra meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Ketua kelompok, David Cholik Perdana pada kesempatan yang sama mengatakan, deteksi dini kemampuan fisik ini dapat membantu mengidentifikasi potensi dan bakat atlet sejak seawall mungkin.

“Dengan demikian, kita dapat memberikan arahan dan latihan yang tepat untuk mengembangkan kemampuan mereka, “ujarnya.

Pada kegiatan itu mahasiswa UPI dalam program KKN-nya melibatkan Sekolah Sepak Bola Domas yang ada di Desa Karangbenda. Program yang dijalankan, menyasar pada atlet usia muda dengan rata-rata usia 14 – 17 tahun.

Baca Juga :  MAN 1 Sumedang Gelar Pemilihan Ketua OSIS, MPK, Dewan Ambalan, Paskibra, dan PMR

David menambahkan, dalam upaya meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga sepak bola, tes kondisi fisik menjadi sangat penting. Tes ini, imbuhnya, bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik atlet, seperti kekuatan, kecepatan, kelincahan dan daya tahan.

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung saat melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

Rangkaian dari pelaksanaan deteksi dini ini yaitu dengan memberikan item test seperti V sit and reach, Dash 20-M Test, squat, dan bleep test.

Dari data yang telah diperoleh pada item test V sit and reach rata-rata atlet mampu mencapai 11 cm, pada Dash 20-M test rata-rata atlet mampu mencapai 3,70 detik, pada squat rata-rata atlet mampu mencapai 30 repetisi, dan pada bleep test rata-rata atlet berada di level 5.

“Diharapkan hasil tersebut dapat dijadikan acuan bagi pelatih untuk merencanakan program latihan bagi atletnya dan meningkatkan prestasi tim dalam kompetisi, “tandas David. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Dukung SDGs 8 dan SDGs 12, Mahasiswa UPN Veteran Jatim Kenalkan Produksi Susu Bubuk sebagai Upaya Peningkatan Nilai Jual Susu di Kalipucang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:34 WIB

Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif

Berita Terbaru