Beyond Tolerance – Kampus UGJ Jadi Wadah Sosialisasi Moderasi Beragama dan Bela Negara

- Penulis

Senin, 25 November 2024 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, CIREBON – Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama dan Bela Negara bagi Perguruan Tinggi Umum yang dilaksanakan di Auditorium UGJ, Jumat (22/11/2024).

Acara ini diselenggarakan oleh PW PMMBN (Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara) Provinsi Jawa Barat bersama Komisariat PMMBN UGJ. Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber terkemuka dan diikuti oleh 175 peserta dengan antusiasme tinggi.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Khaerul Umam, M.Ud., Kepala Subdirektorat Pendidikan Agama Islam Perguruan Tinggi Umum (PAI PTU) Kementerian Agama RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Dr. Khaerul menyampaikan pentingnya moderasi beragama sebagai pilar kehidupan bermasyarakat di Indonesia.

“Moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi cara kita menjaga keharmonisan dan memperkuat keutuhan bangsa di tengah keberagaman. Perguruan tinggi adalah tempat yang tepat untuk memulai gerakan ini,” ujar Dr. Khaerul.

Mewakili Civitas Akademika UGJ, Muhammad Alwi, atau yang akrab disapa Kang Alwi, turut memberikan sambutannya.

Baca Juga :  Sulap Jerami dan Jantung Pisang Jadi Produk Bernilai, Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Gelar Edukasi di Jombang

“Kami sangat bangga UGJ dapat menjadi tempat bagi dialog yang membangun seperti ini. Semoga kegiatan ini memberikan wawasan baru dan menginspirasi mahasiswa untuk menjadi pelopor moderasi beragama dan bela negara,” katanya.

Foto bersama saat kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama dan Bela Negara bagi Perguruan Tinggi Umum yang dilaksanakan di Auditorium UGJ, Jumat (22/11/2024).

Pentingnya Toleransi

Hadir pula Dr. (HC) KH. Husein Muhammad, seorang aktivis moderasi beragama dan feminisme, yang menjadi narasumber utama.

Dalam sesi dialognya, KH. Husein menyampaikan pesan penting tentang toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman.

“Kita perlu memahami bahwa perbedaan adalah rahmat. Moderasi beragama adalah jalan tengah untuk merangkul semua golongan tanpa menghilangkan identitas masing-masing,” ungkapnya.

Ketua Umum PMMBN Provinsi Jawa Barat, Ihsan Maulana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk membangun generasi muda yang cinta tanah air dan memiliki semangat toleransi yang tinggi.

Sementara itu, Muhammad Furqon, Ketua Komisariat PMMBN UGJ, berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi di Cirebon.

Turut hadir Mohammad Derry Jamaludin, selaku Ketua Bidang Kaderisasi dari Pimpinan Pusat PMMBN, menyampaikan pesan terkait keberagaman di Cirebon yang sejatinya telah ada sejak dulu.

Baca Juga :  Ini Dia 'Fardan Sambo', Sosok Kang Parkir dan Pelajar SMA Negeri 2 Kota Malang Peraih Juara 3 Karate Super Fight SLC Cup Road to Hong Kong 2025

Pentingnya Kaderisasi

Hal itu dikatakan telah disimbolisasikan oleh Sunan Gunung Jati, dengan ‘Paksi Naga Liman’ sebagai kendaraan keraton yang merupakan wujud dari simbol perpaduan budaya Islam, Tionghoa dan Hindu.

Ini yang harusnya menjadi acuan bagi mahasiswa tentang pentingnya kaderisasi dalam memajukan nilai-nilai moderasi beragama.

Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) UGJ yang secara aktif berpartisipasi, mencerminkan semangat inklusivitas dalam acara tersebut.

Selain mahasiswa UGJ, perwakilan dari UNU Cirebon, STMIK IKMI Cirebon, STIKES Khas Kempek, dan Universitas Muhammadiyah Cirebon turut memeriahkan acara, memperkuat jejaring antarperguruan tinggi.

Acara berlangsung dengan interaksi hangat antara peserta dan narasumber, diakhiri dengan harapan besar agar semangat moderasi beragama dan bela negara terus dikembangkan di kalangan mahasiswa.

“Inilah waktu bagi kita untuk menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan kelemahan,” tutup KH. Husein Muhammad. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB