LPBI PBNU Gelar Jambore Nasional Relawan Zona II untuk Kesiapsiagaan Bencana di Curug Sewu Kendal

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LPBI PBNU H. Ace Hasan

Ketua LPBI PBNU H. Ace Hasan

SUARAMUDA, KENDAL – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membuka secara resmi Jambore Nasional Relawan Zona II, yang dilangsungkan di Taman Wisata Curug Sewu, Patean, Kendal. Jum’at, 1/11/2024.

Para peserta acara ini merupakan relawan LPBI NU dari tiga wilayah besar, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tergabung dalam LPBI PCNU Zona II.

Ketua LPBI PBNU, H. TB Ace Hasan Syadzily menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya LPBI PBNU untuk memperkuat kesiapan relawan dalam menghadapi berbagai potensi kebencanaan yang bisa terjadi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab untuk siap menghadapi kebencanaan, khususnya karena Indonesia berada di wilayah ring of fire dengan potensi risiko bencana alam yang tinggi. Kesiapsiagaan dan keterampilan warga NU sangat diperlukan,” ujar Ace Hasan, yang juga menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI.

Ace Hasan menekankan bahwa LPBI PBNU tidak hanya meningkatkan kesiapsiagaan relawan, tetapi juga mendorong sinergi dan kolaborasi di antara organisasi dan badan otonom (Banom) NU untuk menghadapi tantangan bencana yang kompleks dan semakin meningkat.

Baca Juga :  Pengurus LPTNU PWNU Jawa Tengah Gelar Rapat Kerja 1 di Universitas Diponegoro

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas para relawan NU di berbagai daerah, agar mereka tidak hanya siap tetapi juga terampil dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Jambore Nasional Relawan LPBI PBNU, Anwar Sani, menyampaikan bahwa Jambore ini dirancang dengan fokus pada peningkatan keterampilan teknis dan simulasi penanggulangan bencana bagi para relawan.

“Jawa Tengah memiliki infrastruktur yang kuat, sehingga menjadi titik fokus utama kita. Melalui jambore ini, relawan kami dilatih dan diberi pemahaman teknis untuk mampu menjalankan mitigasi bencana secara profesional,” ujar Anwar Sani.

Penanaman bibit pohon Zona II di Curug Sewu Patean Kendal

Dalam jambore ini, LPBI PBNU juga memberikan edukasi dan diskusi mendalam mengenai pentingnya menjaga ekologi dan lingkungan, serta penguatan komunitas berbasis lingkungan.

“Kami memberikan pemahaman kepada para relawan tentang strategi perlindungan lingkungan, baik melalui diskusi yang memperdalam kesadaran ekologis, maupun melalui pembekalan dari pemateri-pemateri handal. Harapannya, setelah mengikuti jambore ini, para relawan bisa memiliki pengetahuan yang lebih kaya dan referensi yang lebih luas dalam menjaga lingkungan,” jelas Anwar.

LPBI NU pada perjalanannya tentu turut serta bersinergi kerjasama dengan lainnya, lembaga pemerintah, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kerja sama ini bertujuan untuk menyelaraskan berbagai program yang ada dengan visi LPBI PBNU dalam penanggulangan bencana dan pengelolaan dampaknya.

Baca Juga :  Weleh, Enak Banget Mayor Teddy! Belum Lama Jabat Seskab, Kini Tiba-tiba Naik Pangkat Jadi Letkol

“Kolaborasi dengan lembaga pemerintah sangat penting karena mereka memiliki program yang dapat kita sinergikan dalam upaya penanggulangan bencana. Melalui sinergi ini, kita bisa mengantisipasi dampak bencana secara lebih efektif,” lanjut Anwar.

Lebih jauh, LPBI PBNU merencanakan program penghijauan dan pelestarian lingkungan dengan target penanaman 5.000 bibit pohon di setiap zona sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana alam.

“Program penanaman pohon ini tidak hanya dilakukan di Zona II, tetapi juga sudah dimulai sebelumnya di Zona I yang meliputi wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat. Langkah ini adalah bagian dari komitmen LPBI PBNU untuk memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan sebagai bentuk mitigasi jangka panjang,” tandas Anwar.

Dengan adanya jambore ini, LPBI PBNU berharap para relawan dapat terus meningkatkan kapasitas mereka dan siap menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana, sekaligus sebagai pelopor dalam menjaga kelestarian alam di daerah masing-masing.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB