Inspiratif! Berkat Dorongan Lakpesdam NU Sukoharjo, Remaja Disabilitas di Desa Ngreco Dilatih Pembuatan Keripik Jamur

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SUKOHARJO – Lakpesdam NU Sukoharjo menyelenggarakan pelatihan pembuatan keripik jamur bagi remaja disabilitas dan kelompok orang tua anak berkebutuhan khusus di Balai Desa Ngreco, Kecamatan Weru, Kamis (31/10/2024).

Pelatihan yang melibatkan 55 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ekonomi kelompok rentan agar lebih mandiri.

Menghadirkan para narasumber berpengalaman di bidang budidaya dan pengolahan jamur, acara ini diharapkan bisa membantu peserta memanfaatkan keterampilan baru untuk peluang usaha lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Lakpesdam NU Sukoharjo, Muhammad Zainuddin, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterampilan ekonomi untuk memberdayakan kelompok rentan di masyarakat.

Sesi foto bersama usai pelatihan pembuatan keripik jamur bagi remaja disabilitas dan kelompok orang tua anak berkebutuhan khusus di Balai Desa Ngreco, Kecamatan Weru, Kamis (31/10/2024).

“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal keterampilan yang membantu peserta meningkatkan taraf hidup mereka melalui usaha mandiri yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat agar kelompok rentan dapat berkontribusi dalam pembangunan ekonomi desa secara inklusif.

Kepala Desa Ngreco, Saimin, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan rasa bangganya bahwa Desa Ngreco dipilih sebagai lokasi pelatihan.

Baca Juga :  Menyasar Kelompok Disabilitas dan Perempuan, Lakpesdam NU Sukoharjo Gelar Pelatihan Bikin Keripik Singkong

Menurutnya, pelatihan ini menjadi peluang besar bagi kelompok disabilitas dan orang tua dengan anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk usaha lokal.

“Desa akan mendukung penuh kegiatan pemberdayaan semacam ini agar dapat menjadi contoh positif bagi desa-desa lainnya di Sukoharjo,” katanya.

Pada sesi materi pertama, narasumber utama, Muhammad Hakim Azizi, Dosen UNU Surakarta sekaligus Direktur Jamur Kaya, memberikan pengantar tentang teknik budidaya jamur dan potensi ekonominya.

Ia menjelaskan jenis-jenis jamur yang mudah dibudidayakan serta teknik pengolahan dasar untuk membuat keripik jamur yang berkualitas. Menurut Hakim, keripik jamur memiliki nilai ekonomi yang besar, terutama bagi konsumen yang sadar akan manfaat kesehatan.

Setelah sesi teori, para peserta langsung mempraktikkan proses pembuatan keripik jamur dengan panduan narasumber. Setiap kelompok diberi kesempatan untuk mencoba teknik pengolahan mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses penggorengan.

Para peserta tampak antusias, terutama saat mengetahui teknik-teknik yang dapat meningkatkan rasa dan kerenyahan keripik jamur mereka.

Baca Juga :  10.000 Kader NU Hadiri Apel Hari Santri Nasional 2024 di Sukoharjo, PCNU Sukoharjo: Jaga Jas Hijau dan Kenang Jasa Ulama!

Sesi berikutnya diisi oleh Endang Tri Wahyuni, Ketua Komunitas Usaha Mandiri Weru, yang menjelaskan strategi pemasaran sederhana bagi produk keripik jamur.

Dalam paparannya, Endang memberikan tips branding dan teknik promosi melalui media sosial agar produk lebih dikenal konsumen.

“Selain kualitas produk, pemasaran yang tepat sangat penting untuk menjangkau lebih banyak konsumen,” jelasnya.jelasny

Ia mengajak peserta untuk memanfaatkan media sosial sebagai platform utama dalam memperkenalkan produk mereka.

Selama pelatihan, peserta juga diberikan sesi tanya jawab dengan narasumber, yang dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi mengenai tantangan yang mungkin mereka hadapi dalam menjalankan usaha.

Beberapa peserta mengungkapkan kendala, seperti stabilitas suhu minyak dan cara penyimpanan yang tepat agar keripik tetap renyah dalam waktu lama. Hakim dan Endang memberikan solusi praktis yang bisa diaplikasikan secara langsung oleh peserta di rumah.

Lakpesdam NU Sukoharjo berharap keterampilan pembuatan keripik jamur bisa menjadi bekal bagi peserta untuk memulai usaha rumahan yang mandiri dan produktif. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru