10.000 Kader NU Hadiri Apel Hari Santri Nasional 2024 di Sukoharjo, PCNU Sukoharjo: Jaga Jas Hijau dan Kenang Jasa Ulama!

- Penulis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tanfidziyah PCNU Sukoharjo, KH Khomsun Nur Arif, S.Ag saat menyampaikam amanat dihadapan 10.000 kader NU Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam apel Hari Santri Nasional 2024 di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, Selasa (22/10/2024)

Ketua Tanfidziyah PCNU Sukoharjo, KH Khomsun Nur Arif, S.Ag saat menyampaikam amanat dihadapan 10.000 kader NU Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam apel Hari Santri Nasional 2024 di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, Selasa (22/10/2024)

SUARAMUDA, SUKOHARJO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sukoharjo menggelar Apel Hari Santri Nasional 2024 pada Selasa, 22 Oktober 2024, bertempat di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo.

Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB ini dihadiri oleh lebih dari 10.000 kader Nahdlatul Ulama dari berbagai tingkatan kepengurusan, badan otonom, lembaga-lembaga NU, serta santriwan-santriwati dari pondok pesantren se-Kabupaten Sukoharjo. Selain itu, para jama’ah Nahdlatul Ulama juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ketua Tanfidziyah PCNU Sukoharjo, KH Khomsun Nur Arif, S.Ag saat menyampaikam amanat dihadapan 10.000 kader NU Sukoharjo, Jawa Tengah, dalam apel Hari Santri Nasional 2024 di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, Selasa (22/10/2024)

Ketua Tanfidziyah PCNU Sukoharjo, KH Khomsun Nur Arif, S.Ag yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan pesan penting terkait tema besar apel “Jas Hijau” (Jangan Hilangkan Jasa Ulama).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, KH Khomsun Nur Arif menekankan pentingnya mengenang dan melestarikan perjuangan para ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan dan memajukan bangsa.

“Ulama tidak hanya berperan dalam aspek keagamaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam perjuangan melawan penjajahan. Jasa mereka harus terus kita kenang dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Peran Santri dan Ulama

Momentum Hari Santri Nasional ini juga dimanfaatkan untuk mengingat kembali peran penting santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Hal ini diperkuat dengan pembacaan naskah Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama yang dibacakan oleh KH Sulhani Hermawan, M.Ag., selaku Katib Syuriah PCNU Sukoharjo.

Resolusi Jihad yang pertama kali disampaikan oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari pada 1945 tersebut menjadi salah satu tonggak perlawanan terhadap penjajah, dan hingga kini menjadi spirit bagi santri dan masyarakat NU dalam menjaga kedaulatan negara.

Suasana apel Hari Santri Nasional 2024 di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, Selasa (22/10/2024)

Acara ini tidak hanya diisi dengan upacara apel, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

Salah satu yang mendapat perhatian besar adalah penyerahan hadiah kejuaraan pencak silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Sukoharjo, yang menjadi ajang pembinaan olahraga bela diri di kalangan santri dan kader NU.

Baca Juga :  Kerja Sama dengan Kerajaan Inggris, Pemerintah Sumut Komitmen Kendalikan Emisi Karbon Wujudkan Transportasi Berkelanjutan di Wilayah Mebidang

Selain itu, Pergunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) Sukoharjo juga menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba Hari Santri Nasional yang telah berlangsung sebelumnya, sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan keterampilan para santri dalam berbagai bidang.

Suasana apel Hari Santri Nasional 2024 di Stadion Gelora Merdeka Jombor, Sukoharjo, Selasa (22/10/2024)

Simbol Kekuatan NU

Kegiatan ini menjadi simbol soliditas dan kekuatan Nahdlatul Ulama di Sukoharjo, yang terus berkomitmen untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan yang telah diwariskan oleh para ulama.

Di akhir acara, para peserta apel berfoto bersama dan menyampaikan harapan agar semangat kebangsaan dan keagamaan yang diwariskan para ulama terus tumbuh di hati santri dan kader NU generasi mendatang.

Dengan kehadiran ribuan kader dan tokoh Nahdlatul Ulama, apel ini berjalan dengan khidmat dan penuh makna, menegaskan komitmen PCNU Sukoharjo untuk terus berperan aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat peran santri dalam kehidupan sosial, serta melestarikan warisan perjuangan ulama. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru