Menyasar Kelompok Disabilitas dan Perempuan, Lakpesdam NU Sukoharjo Gelar Pelatihan Bikin Keripik Singkong

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SUKOHARJO — Bekerja sama dengan Pemerintah Desa Mertan, Lakpesdam NU sukses menggelar Pelatihan Pembuatan Keripik Singkong di Balai Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, pada Kamis (31/10/2024).

Berbeda dengan pelatihan pada umumnya, kegiatan ini justru terdiri dari kelompok disabilitas fisik dan kelompok perempuan desa. Dengan menghadirkan narasumber berpengalaman dalam produksi pangan lokal, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan ekonomi bagi kelompok rentan dan mendorong mereka untuk mandiri secara finansial.

Ketua Lakpesdam NU Sukoharjo, Muhammad Zainuddin, menyampaikan pentingnya keterampilan ekonomi berbasis pangan lokal sebagai jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal keterampilan bagi para peserta, terutama untuk membuka peluang usaha mandiri yang bisa membantu perekonomian keluarga,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa program pemberdayaan ini juga diharapkan dapat memperkuat inklusi sosial di Desa Mertan.

Kepala Desa Mertan, Parno, mengapresiasi pelatihan ini dan menyampaikan dukungan penuh dari pemerintah desa. Menurutnya, keterampilan pembuatan keripik singkong memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi desa karena bahan baku singkong mudah didapatkan dan memiliki nilai jual tinggi di pasaran.

Baca Juga :  Aktivis Pati Kembali Beraksi: Desak Rekonsiliasi & Penangguhan Penahanan untuk Teguh dan Botok

“Dengan keterampilan ini, kami berharap kelompok disabilitas fisik dan perempuan di desa bisa mulai mengembangkan usaha kecil yang berkelanjutan,” kata Parno.

Sesi foto bersama usai ikuti Pelatihan Pembuatan Keripik Singkong di Balai Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, pada Kamis (31/10/2024).

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Berlianti Fitria Mahendra, pemilik UMKM Keripik Singkong Sejahtera, dan Iwan Sironi, penggerak kelompok UMKM Desa Mertan.

Dalam sesi pertama, Berlianti menjelaskan teknik dasar pembuatan keripik singkong, mulai dari pemilihan bahan baku yang tepat, cara pengirisan, hingga teknik penggorengan yang menghasilkan keripik renyah dan lezat.

Menurut Berlianti, proses pembuatan yang benar dan penggunaan bahan berkualitas sangat menentukan hasil akhir produk.

Peserta tampak antusias saat mengikuti praktik pembuatan keripik singkong. Setiap kelompok diberikan alat dan bahan untuk mencoba proses produksi secara langsung dengan panduan dari Berlianti.

Baca Juga :  Rute Trans Jateng dan KA Prameks Akan Diperpanjang Hingga Gombong, Beneran nih?

Sejumlah peserta mengakui bahwa keterampilan ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan karena prosesnya yang sederhana dan potensi pasarnya yang luas.

Setelah sesi produksi, narasumber kedua, Iwan Sironi, memberikan materi tentang strategi pemasaran produk lokal. Beliau menekankan pentingnya branding dan kemasan yang menarik agar produk dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kemasan yang baik dan branding yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi produk Anda dan menarik lebih banyak konsumen,” ungkap Iwan.

Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang strategi pemasaran melalui media sosial yang dinilai efektif untuk menjangkau pasar dengan biaya rendah.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Peserta berkesempatan untuk bertanya mengenai kendala dalam produksi maupun pemasaran yang mungkin dihadapi dalam mengembangkan usaha keripik singkong. Lalu, narasumber memberikan saran praktis dan berbagi tips yang dapat diterapkan langsung oleh para peserta. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru