Kuliah Umum Magister Hukum: Membidik Tantangan dan Peluang Hukum Bisnis di Era Disruptif

- Penulis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG – Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim kembali menyelenggarakan kuliah umum sebagai bagian dari Program Magister Hukum, Sabtu (12/10/2024).

Kuliah dengan tema “Perkembangan Hukum Bisnis di Era Disruptif: Tantangan dan Peluang” ini digelar di aula Dekanat Lantai 6 Kampus 1 Universitas Wahid Hasyim Semarang, Jalan Menoreh X/22 Sampangan Semarang.

Kuliah umum ini menjadi ajang diskusi interaktif antara para akademisi, praktisi hukum, pelaku bisnis, dan mahasiswa terutama mengenai dinamika hukum bisnis di era digital yang kian cepat berubah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru Besar Hukum Bisnis Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Paramita Prananingtyas, SH., LLM hadir dalam acara ini. Dalam pemaparannya, Prof. Mita, panggilan akrabnya, membahas secara mendalam implikasi hukum di era disruptif yang penuh tantangan dan peluang. Ia bicara mulai dari perkembangan regulasi e-commerce, perlindungan data pribadi, hingga dampak revolusi teknologi finansial (fintech).

Prof. Mita menegaskan pentingnya dunia hukum untuk terus beradaptasi di tengah disrupsi teknologi yang tak terhindarkan.

Tantangan Nyata Hukum Bisnis

Ia juga menyebut bahwa perubahan ini membawa dampak luas bagi hukum bisnis, terutama dalam hal regulasi dan kebijakan yang harus mengakomodasi perubahan-perubahan tersebut.

“Era disruptif ini adalah tantangan nyata bagi hukum bisnis. Namun, di balik tantangan ini, terdapat peluang besar bagi hukum untuk turut berkembang dan menciptakan solusi baru yang relevan dengan perkembangan teknologi,” ujar Prof. Mita.

Lebih lanjut, isu-isu krusial terkait regulasi dan perlindungan konsumen di era digital juga dikupas tuntas. Menurutnya, tantangan terbesar adalah menciptakan keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan konsumen.

Baca Juga :  Gayeng! Magister Hukum Unwahas Hadiri Kuliah Tamu Hingga Sepakati Kerjasama dengan Universitas Janabadra dan Universitas Ahmad Dahlan Jogja

“Kita tidak bisa menutup mata terhadap kecepatan perkembangan teknologi. Hukum harus tetap hadir untuk memastikan tidak ada yang dirugikan, namun tanpa menghambat inovasi yang berperan penting dalam kemajuan ekonomi digital,” jelasnya.

Tentang dinamika bisnis digital, terutama di sektor e-commerce dan fintech, ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dalam pengembangan bisnis digital.

“Kesadaran akan regulasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlangsungan bisnis di era digital,” ucapnya.

Ia mengatakan, bisnis digital yang tidak mematuhi regulasi akan berisiko besar, baik dari sisi hukum maupun reputasi di mata konsumen.

Tidak hanya sekadar mendengarkan paparan, para peserta juga terlibat aktif dalam sesi tanya jawab. Beberapa pertanyaan kritis diajukan terkait peran hukum dalam memitigasi risiko yang muncul di sektor-sektor yang baru berkembang, seperti startup teknologi dan fintech.

Oleh karenanya, ia memberikan pandangan bahwa kolaborasi antara regulator, akademisi, dan pelaku bisnis sangat penting untuk menciptakan ekosistem hukum yang lebih tangguh.

“Regulasi yang bersifat top-down harus berubah menjadi lebih kolaboratif, dengan melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor,” jelasnya.

Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta, yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, pelaku bisnis, dan masyarakat umum baik offline maupun online.

Peserta yang hadir memberikan apresiasi yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, terutama terkait relevansi hukum dalam dunia bisnis yang terus berkembang.

Wawasan Baru Hukum dan Bisnis Digital

Salah satu mahasiswa Magister Hukum, Melian Rahmadi, mengatakan acara ini memberikan wawasan baru mengenai bagaimana hukum berperan penting dalam dunia bisnis digital.

Baca Juga :  Mantab! Kembangkan Kualitas Mahasiswa, FISIP UIN Walisongo Semarang Jalin Kerja Sama dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Malaysia

“Ini memberi saya perspektif yang lebih luas tentang tantangan dan peluang yang ada di depan mata, khususnya dalam praktik hukum bisnis di masa depan,”ujarnya.

Sementara itu, Kaprodi Hukum Universitas Wahid Hasyim, Dr. Shidqon Prabowo, SH., MH turut menyampaikan pandangannya dalam sambutan penutup. Ia menekankan bahwa kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk komitmen Fakultas Hukum dalam merespons perkembangan zaman.

“Era disruptif mengharuskan kita semua, termasuk para akademisi dan praktisi, untuk terus mengembangkan diri dan menyesuaikan dengan perubahan. Fakultas Hukum Universitas Universitas Wahid Hasyim berkomitmen untuk menjadi wadah bagi pengembangan wawasan dan kompetensi yang relevan dengan tantangan masa kini,” ungkapnya.

Sebagai closing statement, moderator Dr. Hetiyasari, SH., M.Kn menekankan bahwa perkembangan teknologi yang pesat memang membawa disrupsi. Namun juga peluang yang sangat besar, terutama di bidang hukum bisnis.

Para narasumber sepakat bahwa inovasi harus tetap berjalan, namun dibarengi dengan pemahaman dan penerapan hukum yang tepat. Tantangan seperti perlindungan data pribadi, keamanan transaksi digital, serta regulasi terhadap teknologi baru akan terus menjadi perhatian utama para pembuat kebijakan di masa depan.

Acara ini diharapkan dapat terus menginspirasi diskusi lebih lanjut dan menjadi ajang pembelajaran yang berkelanjutan bagi seluruh peserta.

Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim juga berencana untuk mengadakan kegiatan serupa secara berkala guna terus menyosialisasikan perkembangan hukum bisnis di era disruptif. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laboratorium Karakter di Bumi Menongo, ITA JAMNAS 2026 Tempa Penggalang MI Sukodadi
SMA Negeri 29 Jakarta Gelar Upacara Hari Pramuka ke-65, Dorong Siswa Jadi Generasi Mandiri
Jelang Muktamar ke-35 NU, FISIP Unwahas Gandeng PCINU Taiwan Gelar Sarasehan dan Perkuat Kolaborasi Internasional
Gigi Sehat, Anak Hebat: KKN UIN Walisongo Gandeng Charlie Hospital Demak Beri Edukasi Siswa SDN Pulosari 1
HI Mengajar ASEAN Journey: Kenalkan ASEAN Lewat Permainan, Siswa SDN Manyarejo Diajak Melek Dunia
Regu 92 MTs Muhammadiyah 20 Menongo Bikin Sukodadi Meriah, Langkah Kompak Bikin Warga Terpukau!
Bukan Sekadar Kardus! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bikin Belajar Wudhu Jadi Seru
Jangan Anggap Sepele! 75 Balita di Demak Jalani Cek Kesehatan, Mahasiswa KKN Ikut Bergerak Cegah Gangguan Tumbuh Kembang
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Laboratorium Karakter di Bumi Menongo, ITA JAMNAS 2026 Tempa Penggalang MI Sukodadi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Jelang Muktamar ke-35 NU, FISIP Unwahas Gandeng PCINU Taiwan Gelar Sarasehan dan Perkuat Kolaborasi Internasional

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Gigi Sehat, Anak Hebat: KKN UIN Walisongo Gandeng Charlie Hospital Demak Beri Edukasi Siswa SDN Pulosari 1

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:52 WIB

HI Mengajar ASEAN Journey: Kenalkan ASEAN Lewat Permainan, Siswa SDN Manyarejo Diajak Melek Dunia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Regu 92 MTs Muhammadiyah 20 Menongo Bikin Sukodadi Meriah, Langkah Kompak Bikin Warga Terpukau!

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB