Soal Rompi ‘Putra Mulyono’ Kaesang, ICW Membalas dengan Kaos ‘Korban Mulyono’

- Penulis

Sabtu, 28 September 2024 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep belum lama ini diketahui mengenakan rompi bertuliskan ‘Putra Mulyono’ saat blusukan ke Tangerang, Banten (detik.com, 26/9/2034).

Merespon ‘gimmick’ Kaesang itu, Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai bahwa gimmick yang dilakukan Kaesang bertujuan ingin menyerang balik para pihak yang selama ini mencemooh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya kira itu bagian dari cara Kaesang menyerang balik pihak-pihak yang selama ini mencemooh Presiden Jokowi karena apapun Mulyono itu adalah nama kecil Jokowi yang sudah lazim diketahui oleh publik,” kata Adi kepada wartawan, Rabu (25/9/2024), seperti dilansir detik.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun berbeda dengan Indonesian Corruption Watch (ICW). Lembaga tersebut justru membalas gestur anak bungsu Presiden Jokowi sekaligus Ketum PSI, Kaesang Pangarep dengan kritikan.

Baca Juga :  Demo Boleh, Jarah? Begini Ancaman Hukumnya!

Kritikan ICW

ICW mengkritik gestur Kaesang tersebut dengan menjual kaos bertuliskan ‘Korban Mulyono’ dilengkapi desain peta Indonesia berwarna merah muda.

Koordinator Divisi Penggalangan Dukungan Publik Sigit Wijaya menjelaskan penjualan kaus itu untuk melawan gestur Kaesang yang dinilai meremehkan kritik publik.

“Yang dilakukan Kaesang sepertinya ingin mengolok-olok kritik yang dilakukan publik, dan terkesan “arogan” dengan mengenakan rompi bertuliskan “Putra Mulyono” untuk melawan kritik publik,” kata Sigit, seperti diberitakan CNNIndonesia.com, Jumat (27/9/2024) kemarin.

Sigit menegaskan penjualan kaus tersebut sekaligus sebagai pengingat bahwa Jokowi melalui ragam kebijakannya telah menyengsarakan rakyat.

Baca Juga :  Setahun Kepemimpinan Prabowo: Rapor Merah untuk Bahlil dan Pigai, Celios Sarankan Reshuffle Cepat!

Ia menyinggung sejumlah produk Undang-undang di bawah kepemimpinan Jokowi yang justru membuat kondisi ekonomi dan demokrasi Indonesia memburuk.

“Tidak tanggung-tanggung satu Indonesia harus menanggung akibatnya. UU KPK, UU Tenaga Kerja, UU Minerba, dan upaya merevisi berbagai UU,” ujar Sigit.

“Bahkan terkesan seperti “memanfaatkan” berbagai putusan untuk menguntungkan koleganya. Seperti permisif pada upaya-upaya yang merusak tatanan demokrasi kita,” sambungnya.

Sigit menegaskan hasil penjualan kaos itu sepenuhnya bukan dilakukan untuk mencari keuntungan pribadi maupun organisasi. Sigit menyebut seluruh hasil penjualan kaos akan digunakan untuk menjalankan program ICW yang mendorong partisipasi publik dalam demokrasi Indonesia. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB