Festival FEKDI x KKI 2024: Momentum Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga mengapresiasi pelaksanaan Sinergi Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia (FEKDI x KKI) 2024 menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia.

“Saya yakin FEKDI x KKI ini bisa memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Apalagi saat ini ekonomi digital di Indonesia sedang berkembang pesat,” kata Menparekraf Sandiaga usai menghadiri pembukaan FEKDI x KKI 2024 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2024) kemarin.

Hal ini diamini oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menyampaikan berdasarkan peningkatan World Digital Competitiveness, ekosistem ekonomi digital Indonesia saat ini menduduki peringkat 45 dunia di tahun 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencapaian ini terbilang sangat signifikan, karena pada 2019, Indonesia menduduki peringkat 56 dunia. Selain itu, Indonesia juga memiliki 15 perusahaan start-up unicorn dan dua perusahaan start-up decacorn.

Baca Juga :  Kreativitas Sekolah Vianney dalam Acara Open House 2024

“Kemudian untuk tujuan investasi digital, kami terbesar kedua tujuan investasi mendekati 22 miliar dolar AS sesudah Singapura. Singapura menjadi hub karena dia membagi (investasi), tetapi Indonesia betul-betul masuk digital di tahun 2023,” ujar Airlangga.

Lalu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menambahkan saat ini transformasi digitalisasi nasional terakselerasi dengan cepat, terutama digitalisasi sistem keuangan dan pembayaran.

“Dalam lima tahun terakhir transformasi digital nasional terakselerasi secara cepat. Digitalisasi pembayaran dan keuangan telah menyelamatkan ekonomi nasional dari pandemi COVID-19, penyaluran bantuan sosial, konsumsi masyarakat dan juga bagaimana kita mengawal ekonomi di tengah COVID-19,” ujar Perry.

Lalu, Presiden Joko Widodo mengatakan event yang digelar pada 1-4 Agustus 2024 ini menjadi bukti tingginya potensi ekonomi digital di Indonesia. Hal ini juga terlihat dari lebih banyaknya jumlah telepon selular yang aktif di Indonesia dibandingkan jumlah penduduk Indonesia, yaitu sekitar 280 juta unit.

Baca Juga :  Realisasikan Toleransi, SMA Vianney Ikuti Dialog “Agak Lain” di Gereja Katolik Bojong Indah Jakarta

“Dengan jumlah pengguna internet sudah mencapai 185 juta, jumlah yang besar sekali potensinya besar sekali. Oleh sebab itu transformasi digital khususnya bidang ekonomi bidang keuangan menjadi sangat penting,” kata Presiden.

Tidak hanya itu, penguatan ekosistem ekonomi digital di Indonesia juga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Oleh karena itu, Presiden meminta agar seluruh stakeholder terkait menyosialisasikan mengenai transformasi ekonomi digital kepada seluruh lapisan masyarakat dan menjamin perlindungan transaksi digital.

“Saya titip transformasi digital itu harus inklusif, harus berkeadilan. Masyarakat di pinggiran, masyarakat ekonomi lapisan bawah, ekonomi mikro, (pelaku) UMKM, semuanya harus mendapatkan akses dan kesempatan yang sama. Harus mendapatkan perlindungan yang sama,” tutur Presiden Joko Widodo. (Red)

(Sumber: kemenparekraf)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik
Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik
Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan
Lagi-Lagi, Pebalap Muda Indonesia Juara! Kiandra Ramadhipa Bikin Indonesia Raya Bergema di Jerman
Bagaimana Jika Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati Saja?
Ketika MK Menutup Pintu Pilkada via DPRD
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:39 WIB

GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:31 WIB

Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:47 WIB

Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik

Senin, 13 Juli 2026 - 18:05 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru