Eks Napiter Binaan Penyuluh Agama Terlibat Penyusunan RAD-PE Kota Semarang

- Penulis

Jumat, 28 Juni 2024 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Dalam upaya mencegah berkembangnya ekstrimisme di level masyarakat Kota Semarang, Badan Kesbangpol Kota Semarang melibatkan eks napi terorisme yang tergabung dalam wadah Yayasan Persadani.

Mereka diminta untuk ikut menyusun Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Penanggulangan Ekstrimisme (RAD-PE) Berbasis Kekerasan. RAD-PE sendiri digelar di Hotel GM Setos Jl. Inspeksi Semarang, Kamis (27/6/2024) kemarin.

“Eks napiter dilibatkan karena merekalah yang mengetahui dan mengenal kebutuhan serta harapan kedepan,” ujar Syarif Hidayatullah, Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Semarang selaku salah satu pembina Yayasan Persadani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengannya, Ketua Yayasan Persadani Cabang Kota Semarang, Badawi Rachman, dalam kesempatan itu menyampaikan harapan agar para keluarga eks napiter yakni, ibu dan anak atau generasi penerusnya, dapat merasakan sebagai warga negara yang utuh, terpenuhinya hak, tidak terdiskriminasi, dan mendapatkan pembinaan agar tidak lagi cenderung mengikuti ideologi kekerasan.

Baca Juga :  Kemenag Kota Semarang Kembalikan 15 Mahasiswa PPL UIN Walisongo

Dalam penyusunan RAD-PE ini, Bakesbangpol bersinergi dengan Yayasan Prasasti Perdamaian (YPP) ditargetkan untuk menghasilkan Perwal terkait pencegahan ekstremisme di Kota Semarang pada bulan Agustus 2024. Demikian dituturkan Direktur Eksekutif YPP, Taufik Andre.

Menurut Taufik, kegiatan ini selain memenuhi target daerah sebagai partisipan penerapan RAN-PE yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2022, juga dalam rangka membantu Kota Semarang membangun toleransi yang massif, berefek, sehingga nantinya dapat menumbuhkan investasi positif.

Baca Juga :  Mengapa Redaksi Tempo Diteror Berkali-kali? Serem!

Kegiatan yang dipandu oleh Abdul Charis dari BNPT ini berlangsung sehari dengan melibatkan Kemenag, DP3A, Bappeda, Kominfo, Dinsos, FKPT, Percik, dan lembaga terkait lainnya.

Charis mengingatkan, RAD-PE bukan bertujuan melakukan deteksi terhadapt ekstremisme, tetapi sebaai sarana mewujudkan kehidupan normal bagi para eks napiter, juga membentengi warga Kota Semarang dari terpaparnya paham ekstremisme.

“Sekali lagi ini bukan untuk deteksi, tetapi untuk menciptakan sistem agar masyarakat terbentengi dari terpaparnya paham ekstrimisme,” ungkapnya.(Sy/Nba)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?
Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap
Kebangetan! Rp863 Miliar Ludes di Kasus Motor Listrik MBG, Ribuan Unit Malah Tanpa Baterai!
Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!
Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA
150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia
Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pantang Menyerah Jadi Kunci
Aliansi Mahasiswa Probolinggo Siap Turun Lagi, Bawa Massa Lebih Besar
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Pemilu 2029 Masih Jauh, Tapi Kok Golkar, PAN dan PKB Udah Kasih Dukungan ke Prabowo?

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Golkar: Pileg, Pilpres, dan Pilkada Baiknya Digelar Terpisah!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Temuan MK: Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:15 WIB

150 Tahun Batik Gan: Dari Rumah di Pekalongan, Menembus Museum Dunia

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB