SUARAMUDA.NET, DHAKA — Hubungan China dan Bangladesh memasuki babak baru. Kedua negara resmi meluncurkan China-Bangladesh Friends of Silk Road Club di ibu kota Bangladesh, Dhaka, pada Minggu (2/8), sebagai wadah untuk mempererat kerja sama antarmasyarakat di bidang sosial, ekonomi, dan budaya.
Peluncuran organisasi tersebut dilakukan bersamaan dengan dimulainya Silk Road Community Building Initiative in Bangladesh, sebuah inisiatif yang bertujuan memperkuat kolaborasi masyarakat kedua negara dalam mendukung pembangunan bersama.
Acara ini dihadiri Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) China sekaligus Ketua Chinese Association for International Understanding (CAFIU), Ji Bingxuan, serta Wakil Ketua Parlemen Bangladesh, Fazle Rabbi Miah, bersama sejumlah tokoh dari kedua negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ji Bingxuan menegaskan bahwa hubungan China dan Bangladesh tidak cukup hanya dibangun melalui kerja sama pemerintah, tetapi juga harus diperkuat melalui hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, pertukaran budaya, kerja sama yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, serta komunikasi yang semakin intens akan menjadi fondasi kuat bagi persahabatan jangka panjang antara kedua negara.
Sementara itu, Fazle Rabbi Miah menyampaikan bahwa sebagai negara berkembang, Bangladesh memiliki banyak hal yang dapat dipelajari dari pengalaman pembangunan China.
Ia juga menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif Belt and Road Initiative (BRI) yang digagas Beijing. Menurutnya, program tersebut mampu menyelaraskan strategi pembangunan kedua negara sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor.
Dengan semakin eratnya kolaborasi tersebut, Bangladesh berharap hubungan bilateral dengan China dapat menghadirkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan yang saling menguntungkan bagi kedua negara. (Red)













Komentar