Friends of Silk Road Club Nepal Bahas Rencana Lima Tahun China, Dinilai Bisa Jadi Inspirasi Pembangunan Nepal

Seminar nasional di Kathmandu mengulas arah pembangunan China 2026–2030 dan membuka peluang kolaborasi Nepal–China di bidang inovasi, ekonomi hijau, transformasi digital, serta penguatan Belt and Road Initiative (BRI)

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Gambar: diplomatnepal.com)

(Gambar: diplomatnepal.com)

SUARAMUDA.NET, KATHMANDU — Bagaimana strategi pembangunan China untuk lima tahun ke depan? Pertanyaan itu menjadi topik utama dalam seminar nasional yang digelar Friends of Silk Road Club–Nepal (FOSR-Nepal) di Hotel Malla, Lainchaur, Kathmandu.

Seminar bertajuk “Memahami Rencana Lima Tahun ke-15 China (2026–2030) dan Relevansinya bagi Jalur Pembangunan Nepal” ini mempertemukan para pembuat kebijakan, ekonom, akademisi, analis politik, pelaku usaha, hingga tokoh muda untuk membahas arah pembangunan terbaru China dan peluang yang bisa dimanfaatkan Nepal.

Dalam pidato utamanya, mantan Wakil Ketua Komisi Perencanaan Nasional Nepal, Dr. Min Bahadur Shrestha, menilai Nepal memiliki banyak pelajaran yang dapat diambil dari strategi pembangunan China.

Menurutnya, fokus China pada inovasi teknologi, pertumbuhan ekonomi berkualitas, serta perencanaan jangka panjang dapat menjadi referensi penting bagi Nepal dalam mempercepat pembangunan nasional.

Ia juga menyebut bahwa pendekatan tersebut dapat memperkuat partisipasi Nepal dalam kerja sama Belt and Road Initiative (BRI), yang selama ini menjadi salah satu pilar hubungan strategis antara Nepal dan China.

Sejumlah pembicara lainnya, seperti Gadesh Paudel, Jhalak Subedi, dan Prof. Sanjay Acharya, turut mengulas berbagai peluang kerja sama Nepal–China.

Baca Juga :  Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat

Pembahasan mencakup pengembangan inovasi, ekonomi hijau, transformasi digital, hingga peningkatan peran generasi muda dalam pembangunan kedua negara.

Sementara itu, Ketua Nepal-China Friendship Forum, Dr. Kalyan Raj Sharma, menegaskan bahwa memahami arah kebijakan terbaru China menjadi langkah penting bagi Nepal untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih adaptif sekaligus memperkuat kerja sama bilateral di masa depan.

Seminar ini menjadi salah satu forum strategis yang menunjukkan semakin eratnya dialog antara Nepal dan China, terutama dalam bidang pembangunan, ekonomi, serta pertukaran gagasan untuk menghadapi tantangan global. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat
Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun
China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
China Siapkan Peta Jalan Baru, Malaysia Sambut Peluang Emas Kerja Sama Lima Tahun ke Depan
Bangladesh Resmi Bentuk Friends of Silk Road Club, Hubungan dengan China Makin Erat?
Batang Makin Ngegas! Investasi Rp37,1 Triliun Bikin Daerah Ini Dijuluki ‘The New Shenzhen’
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Sabtu, 12 September 2026 - 11:34 WIB

Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:31 WIB

China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB