SUARAMUDA.NET, KUALA LUMPUR — Hubungan China dan Malaysia diprediksi bakal memasuki fase baru yang lebih erat. Hal itu mengemuka dalam Malaysia-China Governance and Cooperation Media Exchange yang digelar di Kuala Lumpur pada 15 AprilApril 2026 silam.
Forum tersebut menghadirkan sejumlah pejabat, akademisi, media, dan lembaga pemikir (think tank), termasuk Menteri Kedutaan Besar China di Malaysia, Zheng Xuefang, serta Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Mordi Bimol.
Dalam pidatonya, Zheng Xuefang menegaskan bahwa Rencana Lima Tahun ke-15 (15th Five-Year Plan) merupakan peta jalan pembangunan terbaru China untuk lima tahun mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, menurutnya, rencana itu bukan hanya berorientasi pada pembangunan domestik, melainkan juga menjadi fondasi bagi kerja sama internasional yang saling menguntungkan.

China, kata Zheng, berkomitmen menghubungkan modernisasi negaranya dengan kemajuan negara-negara lain melalui berbagai inisiatif global.
Beberapa di antaranya adalah Global Development Initiative (GDI), Global Security Initiative (GSI), Global Civilization Initiative (GCI), dan Global Governance Initiative (GGI) yang bertujuan menciptakan pembangunan, keamanan, dan tata kelola dunia yang lebih inklusif.
Tak hanya itu, Beijing juga siap menyelaraskan Rencana Lima Tahun ke-15 China dengan Rencana Malaysia ke-13. Langkah ini diyakini akan memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, investasi, perdagangan, hingga pembangunan berkelanjutan.
Di sisi lain, Mordi Bimol bersama para pembicara lainnya memberikan apresiasi terhadap arti penting Two Sessions China sebagai momentum yang membawa arah baru bagi pertumbuhan ekonomi global.
Mereka optimistis kebijakan keterbukaan China yang terus diperluas akan menghadirkan lebih banyak peluang kerja sama dan investasi bagi Malaysia maupun negara-negara mitra lainnya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Malaysia Friends of Silk Road Club ini menjadi wadah bertemunya perwakilan pemerintah, media, dan think tank untuk memperkuat dialog serta membangun kolaborasi yang lebih erat antara Malaysia dan China di tengah dinamika global. (Red)













Komentar