China Siapkan Peta Jalan Baru, Malaysia Sambut Peluang Emas Kerja Sama Lima Tahun ke Depan

Rencana Lima Tahun ke-15 China disebut membuka babak baru kolaborasi dengan Malaysia, mulai dari pembangunan, investasi, hingga tata kelola global

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Gambar: my.china-embassy.gov.cn)

(Gambar: my.china-embassy.gov.cn)

SUARAMUDA.NET, KUALA LUMPUR — Hubungan China dan Malaysia diprediksi bakal memasuki fase baru yang lebih erat. Hal itu mengemuka dalam Malaysia-China Governance and Cooperation Media Exchange yang digelar di Kuala Lumpur pada 15 AprilApril 2026 silam.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah pejabat, akademisi, media, dan lembaga pemikir (think tank), termasuk Menteri Kedutaan Besar China di Malaysia, Zheng Xuefang, serta Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Mordi Bimol.

Dalam pidatonya, Zheng Xuefang menegaskan bahwa Rencana Lima Tahun ke-15 (15th Five-Year Plan) merupakan peta jalan pembangunan terbaru China untuk lima tahun mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, menurutnya, rencana itu bukan hanya berorientasi pada pembangunan domestik, melainkan juga menjadi fondasi bagi kerja sama internasional yang saling menguntungkan.

Baca Juga :  Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
(Gambar: my.china-embassy.gov.cn)

China, kata Zheng, berkomitmen menghubungkan modernisasi negaranya dengan kemajuan negara-negara lain melalui berbagai inisiatif global.

Beberapa di antaranya adalah Global Development Initiative (GDI), Global Security Initiative (GSI), Global Civilization Initiative (GCI), dan Global Governance Initiative (GGI) yang bertujuan menciptakan pembangunan, keamanan, dan tata kelola dunia yang lebih inklusif.

Tak hanya itu, Beijing juga siap menyelaraskan Rencana Lima Tahun ke-15 China dengan Rencana Malaysia ke-13. Langkah ini diyakini akan memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, investasi, perdagangan, hingga pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?

Di sisi lain, Mordi Bimol bersama para pembicara lainnya memberikan apresiasi terhadap arti penting Two Sessions China sebagai momentum yang membawa arah baru bagi pertumbuhan ekonomi global.

Mereka optimistis kebijakan keterbukaan China yang terus diperluas akan menghadirkan lebih banyak peluang kerja sama dan investasi bagi Malaysia maupun negara-negara mitra lainnya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Malaysia Friends of Silk Road Club ini menjadi wadah bertemunya perwakilan pemerintah, media, dan think tank untuk memperkuat dialog serta membangun kolaborasi yang lebih erat antara Malaysia dan China di tengah dinamika global. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat
Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun
China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
Friends of Silk Road Club Nepal Bahas Rencana Lima Tahun China, Dinilai Bisa Jadi Inspirasi Pembangunan Nepal
Bangladesh Resmi Bentuk Friends of Silk Road Club, Hubungan dengan China Makin Erat?
Batang Makin Ngegas! Investasi Rp37,1 Triliun Bikin Daerah Ini Dijuluki ‘The New Shenzhen’
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Sabtu, 12 September 2026 - 11:34 WIB

Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:31 WIB

China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB