Fiks! AS dan Iran Resmi Berdamai, Trump Teken Memorandum di Hadapan Macron

"Kesepakatan damai yang diteken di Istana Versailles disebut menjadi langkah penting untuk stabilitas global dan berpotensi menurunkan harga energi dunia."

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum perjanjian damai dengan Iran dalam sebuah seremoni di Istana Versailles, Prancis, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. (gambar: detik.com)

Momen Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum perjanjian damai dengan Iran dalam sebuah seremoni di Istana Versailles, Prancis, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron. (gambar: detik.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Babak baru hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran resmi dimulai. Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum perjanjian damai dengan Iran dalam sebuah seremoni di Istana Versailles, Prancis, yang disaksikan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Momen bersejarah tersebut turut dibagikan Macron melalui akun resmi X miliknya. Dalam unggahan itu, Trump terlihat duduk di samping Macron saat membubuhkan tanda tangan pada dokumen perdamaian.

Di belakang keduanya tampak Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang turut menyaksikan prosesi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum meneken dokumen, Trump sempat menyampaikan bahwa proses menuju kesepakatan ini bukanlah perkara mudah.

Baca Juga :  Merdeka di Tanah Rantau! WNI di Islamabad Rayakan HUT ke-80 RI dengan Penuh Rasa Bangga

“This was not easy,” ujar Trump usai menandatangani memorandum tersebut, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan dari Macron, Rubio, dan para pejabat yang hadir. Trump kemudian memperlihatkan dokumen yang telah ditandatanganinya sebagai simbol resmi tercapainya kesepakatan damai.

Macron menyebut memorandum tersebut sebagai momentum penting bagi hubungan AS dan Iran. Menurutnya, kesepakatan ini juga membuka jalan bagi normalisasi lalu lintas pelayaran internasional, termasuk di Selat Hormuz yang selama ini menjadi salah satu jalur energi paling strategis di dunia.

“Ini adalah langkah penting ke arah yang benar bagi sesama warga dunia dan dapat membantu menurunkan harga energi dalam waktu dekat,” tulis Macron melalui akun X.

Kesepakatan damai ini ditandatangani Trump pada Rabu (17/6/2026) malam usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Prancis.

Baca Juga :  Yes! Dari 9 Negara, Indonesia Dapat ACC Jadi Mitra BRICS

Pada hari yang sama, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga telah menandatangani dokumen serupa sebagai bentuk komitmen kedua negara untuk mengakhiri ketegangan yang selama bertahun-tahun membayangi hubungan mereka.

Dengan ditandatanganinya memorandum tersebut, dunia kini menanti bagaimana implementasi kesepakatan damai itu akan berjalan serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan perekonomian global. (Red)

Editor : DT Atmaja

Sumber Berita: detik.com

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 32 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB