Mahasiswa UPN Veteran Jatim Olah Limbah Tongkol Jagung Menjadi Biobriket di Desa Kalipucang

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, PASURUANMahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur yang tergabung dalam Kelompok 3 Bina Desa Desa Kalipucang menggelar sosialisasi pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi produk biobriket ramah lingkungan di Balai Desa Kalipucang, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi salah satu program kerja dalam pelaksanaan Bina Desa yang berlangsung selama satu bulan di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

Program yang diinisiasi mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Sains, Program Studi Teknik Kimia dan Teknik Mesin itu mengangkat inovasi pengolahan limbah pertanian jagung menjadi sumber energi alternatif berbentuk biobriket yang memanfaatkan limbah organik dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, limbah jagung terutama tongkol jagung umumnya langsung dibuang, dibakar, atau dimanfaatkan secara terbatas sebagai pakan ternak.

Melalui program tersebut, mahasiswa memperkenalkan proses pengolahan limbah biomassa menjadi bahan bakar padat yang memiliki nilai guna lebih tinggi dan lebih ramah lingkungan dibandingkan pembakaran limbah secara langsung.

Baca Juga :  Ucapan Bupati Kudus di Hari Guru Bikin Haru: ‘Generasi Masa Depan Ada di Tangan Kalian!'

Kegiatan sosialisasi diikuti puluhan warga Desa Kalipucang. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan pemaparan mengenai potensi limbah tongkol jagung sebagai energi terbarukan, proses pembuatan biobriket, manfaat penggunaan bahan bakar alternatif, hingga peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal desa.

Diskusi interaktif antara mahasiswa dan warga juga berlangsung antusias selama kegiatan berlangsung.

Selain penyampaian materi, mahasiswa turut memperlihatkan secara langsung contoh produk biobriket berbasis jagung yang telah dibuat.

Biobriket tersebut memiliki bentuk padat dengan daya bakar yang stabil dan dinilai lebih praktis untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar rumah tangga maupun usaha kecil masyarakat.

Salah satu warga yang hadir mengaku tertarik dengan inovasi tersebut karena memanfaatkan limbah yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

“Di Kalipucang biasanya limbah jagung langsung dibuang atau dibakar begitu saja. Ternyata bisa diolah menjadi bahan bakar yang bermanfaat dan punya nilai jual,” ujarnya.

Program ini juga dinilai memiliki keterbaruan karena menggabungkan konsep pengelolaan limbah pertanian dengan pengembangan energi alternatif berbasis biomassa.

Baca Juga :  Mahasiswa UPN Veteran Jatim Inovasikan Kemasan Ramah Lingkungan Berbasis Pati di Desa Kalipucang

Selain membantu mengurangi limbah organik, inovasi biobriket berbasis tongkol jagung diharapkan dapat mendukung pengembangan UMKM desa melalui produksi bahan bakar ramah lingkungan dengan biaya pembuatan yang relatif terjangkau.

Salah satu warga yang hadir mengaku tertarik dengan inovasi tersebut karena memiliki rasa yang berbeda dibanding minuman pada umumnya.

Pendampingan kepada masyarakat diharapkan mampu mendorong keberlanjutan produksi sehingga biobriket berbasis jagung dapat berkembang menjadi salah satu produk unggulan Desa Kalipucang.

Melalui kegiatan Bina Desa ini, mahasiswa berharap inovasi berbasis potensi lokal dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan warga desa dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. (Red)

Penulis: Allegra Jethro Eleazar Davita, Irham Muzakkiyan Nawa, Nadya Aulia Firdaus, Angely Christin Sinaga dan Dr. Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T., Mahasiswa dan Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB