Paus Leo XIV Warning Dunia: AI Bisa Jadi Ancaman Kemanusiaan!

PBB menyambut baik manifesto Paus Leo XIV yang memperingatkan risiko besar di balik pemanfaatan AI, terutama di bidang militer. (AFP/Alberto Pizzoli)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Paus Leo XIV lagi-lagi bikin gebrakan. Kali ini, Pemimpin Gereja Katolik itu mengingatkan dunia soal bahaya kecerdasan buatan (AI) yang makin tak terkendali.

Peringatan itu langsung mendapat dukungan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kepala HAM PBB, Volker Turk, menilai pesan Paus penting banget di tengah perlombaan teknologi global yang makin brutal.

Lewat surat ensiklik berjudul Magnifica Humanitas yang terbit Senin (25/5), Paus Leo XIV menyoroti “perlombaan algoritma” demi dominasi geopolitik dan bisnis. Menurutnya, AI jangan sampai berubah jadi alat penindasan, pengucilan, bahkan kematian.

“Teknologi harus melayani manusia, bukan mengendalikan manusia,” tegas Turk mendukung pandangan Paus.

Sorotan paling tajam diarahkan ke penggunaan AI di sektor militer. Paus menolak keras keputusan soal hidup dan mati diserahkan ke mesin. Ia bahkan menyebut konsep “perang yang adil” sudah ketinggalan zaman.

“Tidak ada algoritma yang bisa membuat perang jadi bermoral,” tulisnya.

Meski kritis, Vatikan menegaskan mereka bukan anti teknologi. Paus menilai AI tetap bisa membawa manfaat besar, asalkan tidak dipakai untuk mendominasi manusia.

Menariknya, peluncuran manifesto itu juga dihadiri Christopher Olah, salah satu pendiri perusahaan AI asal AS, Anthropic. Nama Olah jadi sorotan karena perusahaannya tengah berseteru dengan militer AS akibat menolak pengembangan sistem perang otonom dan pengawasan massal.

Di hadapan Vatikan, Olah mengaku industri AI memang sedang menghadapi dilema moral besar. Paus pun mengajak para pengembang teknologi untuk duduk bersama mencari solusi demi masa depan manusia.

Urgensi isu ini makin terasa setelah PBB memprediksi nilai pasar AI global bisa tembus US$4,8 triliun pada 2033. Angka itu melonjak hampir 25 kali lipat hanya dalam satu dekade. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like