SUARAMUDA.NET, SEMARANG— Lionel Messi kembali membuktikan mengapa namanya layak disebut sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Kapten Timnas Argentina itu resmi mencatat sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia sekaligus memimpin persaingan perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026.
Pencapaian tersebut diraih setelah Messi mengoleksi 21 gol dari 32 pertandingan dalam enam edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Catatan itu membuat pemain berusia 39 tahun tersebut melampaui para legenda sepak bola dunia yang selama puluhan tahun menghiasi daftar pencetak gol terbanyak. Namun, cerita Messi di Piala Dunia 2026 belum selesai.
Mbappé Terus Mengancam
Di belakang Messi, bintang Prancis Kylian Mbappé terus memberikan tekanan. Penyerang berusia 27 tahun itu telah mengumpulkan 20 gol dari 21 pertandingan hanya dalam tiga edisi Piala Dunia (2018, 2022, dan 2026).
Efisiensi Mbappé membuat persaingan keduanya menjadi salah satu duel paling menarik dalam sejarah Piala Dunia. Dengan usia yang jauh lebih muda, Mbappé juga berpeluang memecahkan rekor Messi pada turnamen-turnamen berikutnya.
Golden Boot Belum Ada Pemilik
Tak hanya mencetak sejarah, Messi juga masih berada di posisi terdepan dalam perebutan Golden Boot Piala Dunia 2026.
Hingga menjelang pertandingan terakhir turnamen, Messi telah mencetak 8 gol dan 4 assist. Sementara itu, Mbappé mengoleksi 8 gol dan 3 assist.
Berdasarkan regulasi FIFA, apabila dua pemain memiliki jumlah gol yang sama, penentuan peringkat dilakukan berdasarkan jumlah assist. Jika masih imbang, barulah jumlah menit bermain menjadi penentu berikutnya.
Artinya, Messi untuk sementara masih unggul tipis. Namun, peluang Mbappé menyalip tetap terbuka apabila mampu tampil gemilang pada laga perebutan tempat ketiga.
Final Jadi Penentu
Seluruh perhatian kini tertuju pada dua pertandingan terakhir Piala Dunia 2026. Argentina akan menghadapi Spanyol di partai final, sedangkan Prancis bertemu Inggris dalam perebutan tempat ketiga.
Hasil dari dua pertandingan tersebut bukan hanya menentukan juara dunia, tetapi juga siapa yang berhak membawa pulang penghargaan Golden Boot.
Selain Messi dan Mbappé, beberapa nama lain masih memiliki peluang mengejar ketertinggalan. Erling Haaland telah mengoleksi 7 gol, sementara Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama mengemas 6 gol.
Meski peluang mereka relatif lebih kecil, satu pertandingan terakhir masih bisa mengubah peta persaingan.
Messi Semakin Lengkap
Kehebatan Messi di Piala Dunia 2026 tak hanya diukur dari jumlah gol. Ia juga menjadi salah satu pemain dengan kontribusi assist terbanyak sepanjang turnamen.
Apabila mampu mempertahankan posisinya hingga kompetisi berakhir, Messi berpeluang menutup Piala Dunia sebagai top skor sekaligus salah satu pemimpin assist, sebuah pencapaian langka yang semakin menegaskan statusnya sebagai legenda sepak bola dunia.
Kini, hanya tersisa satu langkah lagi bagi sang kapten Argentina untuk menutup perjalanan luar biasanya dengan gelar juara dunia dan penghargaan individu sekaligus.
Apakah Messi akan menyempurnakan kisahnya, atau justru Mbappé yang mencuri panggung di detik-detik terakhir? Jawabannya akan ditentukan pada laga penutup Piala Dunia 2026. (Red)
Penulis : SAM













Komentar