Musisi Malaysia Roy Nair Debut Solo Lewat Single “Jahat” di Indonesia

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Musisi asal Kuching, Sarawak, Malaysia, Roy Nair resmi memperkenalkan debut single solonya yang berjudul “Jahat”.

Menariknya, meskipun berasal dari Malaysia, Roy justru memilih Indonesia sebagai tempat untuk memulai dan mengembangkan karier musiknya.

Roy Nair mengaku sebenarnya sudah cukup lama berkecimpung di dunia musik. Sejak sekitar tahun 2015–2016, ia aktif bernyanyi bersama band.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun untuk memulai karier solo, keputusan tersebut baru ia ambil belakangan ini—bahkan tanpa perencanaan khusus sebelumnya.

“Kalau dengan band sebenarnya sudah dari 2015–2016. Tapi keputusan untuk solo karier ini sebenarnya tidak ada dalam rencana,” ujarnya.

Kecintaannya pada musik berawal dari hobi sejak kecil. Roy tumbuh dengan mendengarkan banyak lagu dari Indonesia. Hal itu tidak lepas dari kondisi di Kuching, Sarawak, di mana musik Indonesia cukup populer dan digemari.

Dalam bermusik, Roy mengaku tidak terlalu membatasi diri pada satu genre tertentu. Namun ia merasa paling nyaman dengan musik pop dan R&B yang ringan. Beberapa musisi juga memberi pengaruh besar terhadap gaya bermusiknya.

Ia menyebut nama almarhum Glenn Fredly sebagai salah satu figur yang sangat memengaruhi musikalitasnya.

Selain itu, Roy juga mengagumi band legendaris Indonesia Dewa 19. Dari Malaysia sendiri, ia terinspirasi oleh rapper dan penulis lirik Malique yang dikenal kuat secara lirikal.

Baca Juga :  Google Ultah ke-27, Doodle Ajak Nostalgia ke Logo Pertama!

Awalnya, musik hanya menjadi pelarian Roy dari rutinitas pekerjaan kantoran. Namun perjalanan membawanya bertemu kembali dengan teman lama di Indonesia yang akhirnya membantu mewujudkan keinginannya untuk merilis karya di industri musik Tanah Air.

Debut single berjudul “Jahat” sendiri punya cerita yang cukup unik. Lagu ini justru lahir saat Roy sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Karena merasa bosan, ia mulai menulis lirik lagu dan merekamnya menggunakan voice note di ponsel.

Voice note tersebut kemudian ia kirimkan kepada temannya di Jakarta. Dari situ, ide sederhana itu berkembang menjadi sebuah karya yang akhirnya diputuskan untuk dirilis sebagai single debut solo Roy Nair.

“Awalnya cuma iseng saja, karena waktu itu lagi opname di rumah sakit. Jadi saya tulis lirik lalu rekam di HP, kemudian kirim ke teman di Jakarta,” jelasnya.

Dalam proses produksinya, Roy menulis sendiri lagu tersebut, sementara bagian musik dibantu oleh beatmaker Soundstarz alias Angga.

Secara cerita, lagu “Jahat” mengangkat tema hubungan dan komitmen dalam percintaan. Roy ingin menyampaikan pesan bahwa dalam sebuah hubungan, hal-hal kecil bisa memberi arti yang sangat besar bagi seseorang.

Ia pun mengingatkan agar seseorang benar-benar memikirkan dengan matang sebelum memulai hubungan serius.

Baca Juga :  Jurnal 'Salus Cultura' Kemenko PMK Buka Peluang Call Paper, Begini Infonya!

 

“Kalau mau memulai hubungan serius, sebaiknya dipikirkan dulu apakah benar-benar siap berkomitmen. Jangan sampai di tengah jalan ada pihak yang terluka,” ungkapnya.

Secara musikal, Roy juga mengaku mendapat inspirasi dari musisi internasional seperti Ne-Yo dan Marc Anthony dalam membangun nuansa lagu ini.

Ada pula fakta menarik di balik pembuatan lagu tersebut. Roy mengungkap bahwa bagian chorus dari lagu “Jahat” terinspirasi dari salah satu adegan yang diperankan Dian Sastrowardoyo dalam film Ada Apa Dengan Cinta?

Single “Jahat” sendiri resmi dirilis pada 13 April dan menjadi langkah awal Roy Nair memperkenalkan dirinya di industri musik Indonesia. Untuk promosinya, Roy dibantu oleh manajemen Machiavelli Collective yang berbasis di Jakarta.

Ia bahkan berencana melakukan berbagai kegiatan promosi di Indonesia, termasuk kemungkinan melakukan radio visit dan sejumlah aktivitas promosi lainnya.

Menariknya, meski berstatus warga negara Malaysia, Roy justru memilih Indonesia sebagai fokus utama karier musiknya.

Menurutnya, industri musik Indonesia terasa lebih terbuka terhadap karya-karya baru serta memberi lebih banyak kesempatan bagi musisi untuk berkembang.

Setelah single “Jahat”, Roy Nair juga berencana untuk terus merilis karya secara konsisten, termasuk menyiapkan single berikutnya dalam waktu mendatang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:23 WIB

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB