SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Di tengah situasi wilayah Asia Barat yang masih memanas, Iran langsung pasang sikap tegas. Presiden Masoud Pezeshkian melempar ide “game changer”: bikin sistem keamanan regional tanpa campur tangan asing.
Dalam obrolan telepon dengan PM India Narendra Modi, Pezeshkian blak-blakan soal kondisi terkini pasca serangan dari Amerika Serikat dan Israel ke Iran.
Intinya? Iran ingin kawasan ini “berdiri di kaki sendiri” tanpa intervensi luar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Syarat Damai Versi Iran
Iran nggak basa-basi. Ada dua syarat utama buat mengakhiri konflik:
- Stop total agresi dari AS dan Israel
- Jaminan kuat serangan serupa nggak bakal kejadian lagi
Kalau dua hal ini nggak dipenuhi, ya jangan harap tensi yang masih tinggi, bakal turun.
Tudingan Keras & Bantahan Nuklir
Pezeshkian juga ngegas dengan mengecam serangan yang menewaskan tokoh penting, termasuk mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, komandan militer, hingga warga sipil, plus kerusakan infrastruktur publik.
Di sisi lain, dia langsung membantah klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut perang ini demi mencegah Iran bikin senjata nuklir.
Menurut Iran, justru sejak lama sudah ada larangan keras terhadap pengembangan nuklir militer.
India Ikut Angkat Suara
Modi nggak tinggal diam. Ia menyampaikan kekhawatiran serius soal eskalasi konflik dan mengingatkan pentingnya:
- Keamanan jalur energi regional
- Stabilitas di Selat Hormuz
- Kebebasan pelayaran di Teluk Persia
Kalau sampai jalur ini terganggu, dampaknya bisa ke mana-mana—termasuk ekonomi global.
Jadi kesimpulannya, konflik ini bukan cuma soal Iran vs AS-Israel, tapi sudah menyentuh stabilitas kawasan dan dunia.
Dengan usulan aliansi keamanan regional, Iran jelas lagi coba “ubah permainan”—tinggal dunia merespons seperti apa. (Red)
Sumber: Antara













Komentar