Iran Lempar ‘Game Changer’ Baru, Tantang AS-Israel Tanpa Campur Tangan Asing

- Penulis

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Di tengah situasi wilayah Asia Barat yang masih memanas, Iran langsung pasang sikap tegas. Presiden Masoud Pezeshkian melempar ide “game changer”: bikin sistem keamanan regional tanpa campur tangan asing.

Dalam obrolan telepon dengan PM India Narendra Modi, Pezeshkian blak-blakan soal kondisi terkini pasca serangan dari Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Intinya? Iran ingin kawasan ini “berdiri di kaki sendiri” tanpa intervensi luar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarat Damai Versi Iran

Iran nggak basa-basi. Ada dua syarat utama buat mengakhiri konflik:

  • Stop total agresi dari AS dan Israel
  • Jaminan kuat serangan serupa nggak bakal kejadian lagi
Baca Juga :  Kata Pakar PBB: Tentara Israel Paling Bejat!

Kalau dua hal ini nggak dipenuhi, ya jangan harap tensi yang masih tinggi, bakal turun.

Tudingan Keras & Bantahan Nuklir

Pezeshkian juga ngegas dengan mengecam serangan yang menewaskan tokoh penting, termasuk mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, komandan militer, hingga warga sipil, plus kerusakan infrastruktur publik.

Di sisi lain, dia langsung membantah klaim Presiden AS Donald Trump yang menyebut perang ini demi mencegah Iran bikin senjata nuklir.

Menurut Iran, justru sejak lama sudah ada larangan keras terhadap pengembangan nuklir militer.

Baca Juga :  Perang dengan Iran Ternyata Bikin Amerika Boncos!

India Ikut Angkat Suara

Modi nggak tinggal diam. Ia menyampaikan kekhawatiran serius soal eskalasi konflik dan mengingatkan pentingnya:

  • Keamanan jalur energi regional
  • Stabilitas di Selat Hormuz
  • Kebebasan pelayaran di Teluk Persia

Kalau sampai jalur ini terganggu, dampaknya bisa ke mana-mana—termasuk ekonomi global.

Jadi kesimpulannya, konflik ini bukan cuma soal Iran vs AS-Israel, tapi sudah menyentuh stabilitas kawasan dan dunia.

Dengan usulan aliansi keamanan regional, Iran jelas lagi coba “ubah permainan”—tinggal dunia merespons seperti apa. (Red)

Sumber: Antara

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru