SUARAMUDA.NET, KENDAL — Di saat banyak orang masih menunggu THR dari kantor, warga Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal justru sudah bisa tersenyum lebih dulu.
Pemerintah desa setempat bakal membagikan THR Rp1 juta untuk setiap kepala keluarga (KK) menjelang Lebaran tahun ini.
Program bagi-bagi THR itu rencananya digelar pada Rabu (11/3/2026) pukul 14.00 WIB di Gedung Serbaguna Desa Sriwulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang bikin menarik, uang THR tersebut bukan berasal dari bantuan pemerintah pusat atau donatur, melainkan dari hasil pengelolaan wisata desa, Arenan Kalikesek, sepanjang tahun 2025.
Sekretaris Desa Sriwulan, Nur Abidin, mengatakan bahwa tahun ini setiap KK akan menerima Rp1 juta, jumlah yang meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah tahun 2026 ini Desa Sriwulan bisa membagikan THR Rp1 juta untuk setiap KK. Dana itu berasal dari hasil pengelolaan wisata Arenan Kalikesek selama tahun 2025,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Tak hanya kepala keluarga, pemerintah desa juga memberikan perhatian kepada warga yang belum memiliki kartu keluarga. Sebanyak 7 warga non-KK yang sudah berdomisili lebih dari enam bulan tetap mendapat THR, meski nominalnya Rp500 ribu per orang.
Secara keseluruhan, 255 KK akan menerima THR penuh tahun ini.
Program pembagian THR ini ternyata bukan yang pertama. Desa Sriwulan sudah melakukannya tiga tahun berturut-turut, dan nominalnya terus meningkat.
Pada 2024, THR senilai Rp500 ribu per KK. Lalu, meningjkat pada 2025 besaran THR naik menjadi Rp750 ribu per KK. Dan pada 2026 tahun ini, besaran THR kembali naik menjadi Rp1 juta per KK.
“Nominalnya memang kami tingkatkan setiap tahun, mengikuti perkembangan pendapatan desa dari sektor wisata,” jelas Abidin.
Selain warga, sejumlah lembaga desa seperti BPD, RW, RT, Linmas, dan PKK juga akan mendapatkan tambahan apresiasi. Hal ini karena mereka dinilai berperan besar dalam mengembangkan potensi wisata desa.
Menurut Abidin, keberadaan Wisata Arenan Kalikesek menjadi tulang punggung ekonomi desa. Apalagi mayoritas warga Sriwulan berprofesi sebagai petani.
“Wisata Kalikesek dengan alamnya yang indah sangat membantu perekonomian warga. Ini jadi sumber pendapatan penting bagi desa,” katanya.
Pada 2025, pendapatan wisata Kalikesek tercatat mencapai sekitar Rp1,4 miliar, meningkat dari Rp1 miliar pada 2024.
Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk THR warga. Pemerintah desa juga mengalokasikannya untuk perbaikan fasilitas wisata, pembangunan jalan, bantuan sosial bagi warga yang sakit, serta dukungan pendidikan bagi siswa berprestasi.
Dengan program ini, pemerintah desa berharap warga semakin merasakan manfaat langsung dari pengelolaan wisata desa dan ikut menjaga serta mengembangkannya secara berkelanjutan.
Lebaran pun jadi terasa lebih ringan—karena THR ternyata bisa datang bukan hanya dari kantor, tapi juga dari desa sendiri. (Red)













Komentar