Pengamat: Intervensi AS dalam Pendidikan Indonesia Bisa Jadi Ancaman bagi Kedaulatan Nasional

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pendidikan di Indonesia. (Gambar: pinterest)

Ilustrasi pendidikan di Indonesia. (Gambar: pinterest)

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Pengamat hubungan Indonesia-Rusia dari ANO Center for Mediastrategi, Amy Maulana, menilai bahwa intervensi Amerika Serikat dalam sistem pendidikan Indonesia masih menjadi ancaman serius bagi kedaulatan nasional.

Meskipun pengaruh AS secara kuantitatif menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, dampak struktural dan kulturalnya justru semakin mengakar dan berpotensi menggerus nilai-nilai kebangsaan.

Amy mengatakan, AS telah membangun pengaruhnya selama lebih dari tujuh dekade melalui program-program seperti Fulbright yang melahirkan ribuan alumni di posisi strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun ia mengatakan, yang lebih mengkhawatirkan adalah dominasi kurikulum internasional Cambridge dan International Baccalaureate yang diadopsi Sekolah Perjanjian Kerja Sama (SPK).

“Ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga transfer nilai dan cara pandang yang belum tentu sejalan dengan kepribadian bangsa,” ujar Amy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (4/3).

Baca Juga :  UIN Raden Fatah Palembang Kirimkan Relawan Pramuka untuk Korban Bencana Tapanuli Selatan; Cocok!

Menurut Amy, data terbaru menunjukkan jumlah mahasiswa Indonesia di AS merosot dari 9.000 menjadi 7.300 pada 2025. Namun ia mengingatkan agar tidak terjebak pada angka semata.

“Pengaruh AS justru bekerja secara halus melalui dominasi literatur ilmiah berbahasa Inggris, sistem akreditasi internasional, serta standar penjaminan mutu yang mengacu pada model Barat. Ini adalah bentuk hegemoni epistemologis yang membuat kita terus bergantung pada kerangka berpikir yang mereka ciptakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Amy menyoroti potensi intervensi ideologis langsung yang semakin terbuka. Ia merujuk pada pernyataan Rabi Yehuda Kaploun, utusan khusus AS untuk antisemitisme, yang menginginkan perubahan narasi di buku pelajaran Indonesia agar lebih pro-Israel.

Baca Juga :  FGD FISIP UIN Walisongo Heboh! Bongkar Isu Politik–Ekonomi Terkini Bareng Kesbangpol Jateng

“Ini alarm serius. Pendidikan adalah medan pertempuran narasi global. Ketika kurikulum kita bisa diintervensi untuk kepentingan geopolitik asing, maka kedaulatan kita sedang dipertaruhkan,” katanya.

Amy merekomendasikan pemerintah untuk segera membangun sistem intelijen pendidikan yang mampu memetakan pengaruh asing secara detail, serta merevitalisasi pendidikan sejarah dan Pancasila sebagai benteng ideologis.

“Kita tidak bisa menutup diri dari dunia, tetapi kita harus cerdas mengelola pengaruh asing. Ambil teknologinya, serap pengetahuannya, tapi jangan biarkan nilai-nilai bangsa kita tergerus. Kedaulatan pendidikan adalah fondasi kedaulatan bangsa,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Berita Terbaru

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB